Puan Sebut Kehadiran Prabowo di DPR Jadi Momentum Strategis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
Sebanyak 3.000 relawan menamakan diri Barisan Lutfhi Bergerak for Jateng di melakukan Boyolali menggelar konsolidasi akbar guna memenangkan pasangan Ahmad Luthfi - Taj Yasin pada Pilkada Jateng 2024 di Mojosongo. /Istimewa.
Harianjogja.com, BOYOLALI—Sebanyak 3.000 relawan menamakan diri Barisan Lutfhi Bergerak for Jateng di melakukan Boyolali menggelar konsolidasi akbar guna memenangkan pasangan Ahmad Luthfi - Taj Yasin pada Pilkada Jateng 2024 di Mojosongo.
Mereka terdiri dari para guru ngaji, santri, komunitas emak-emak, pemuda desa dari beragam daerah di Boyolali. Konsolidasi relawan kali ini selain diisi orasi serta hiburan juga dibarengi dengan deklarasi untuk kemenangan Paslon Ahmad Luthfi - Taj Yasin pada Pilgub Jateng 2024. Mereka siap berbaris dan bergerak untuk kemenangan paslon tersebut.
Salah satu Relawan Asal Ampel Boyolali Juriyah mengatakan, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin merupakan pasangan yang sangat cakap dan cocok dalam memimpin Jawa Tengah. Hal itu dilihatnya dari percakapan debat Pilkada, di mana pasangan tersebut memberikan perhatian serius kepada masyarakat wong cilik. "Terus terang kami cocok karena tegas, lugas, jelas dan apikan, " katanya.
Orator Tim Pemenangan KH Abdurrahman menilai dalam memilih pemimpin perlu kehati-hatian, agar tidak menyesal. Perlu melaihat berbagai pertimbangan mulai dari sosok hingga program. Selain itu harus memahami situasi dan kondisi daerah serta menemukan cara mengatasi berbagai persoalan.
"Menurut kami Pak Luthfi sangat faham kondisi Jateng, karena tinggal dan memimpin di Jateng. Gus Yasin sangat faham kondisi Jateng karena tinggal dan memimpin Jateng. Dia ulama, putra ulama besar dan terbukti mampu ngopeni dan nglakoni," katanya.
Pasangan Lutfhi - Taj Yasin dinilai terbiasa mengapa warga, membantu dan merasakan yang dirasakan masyarakat Jawa Tengah. Programnya pun sangat pro rakyat, terutama masyarakat akar rumput. Ingin menyejahterakan masyarakat yang belum sejahtera dan memajukan masyarakat yang sudah maju.
Ketua Panitia Ismail menambahkan, relawan ini akan lebih fokus menyasar masyarakat akar rumput khususnya emak emak untuk kemenangan. Mereka memiliki kesadaran kolektif untuk hidup lebih sejahtera.
"Melihat potensi masyarakat akar rumput yang seaspirasi, maka dibentuk relawan Barisan Lutfhi Bergerak for Jateng 1, untuk mewadahi mereka," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.