Kilang Plaju Perkuat Ketahanan Energi dengan B50 dan Inovasi
Kilang Plaju memperkuat ketahanan energi lewat implementasi B50, inovasi refrigeran Breezon MC-32, dan produksi Polytam.
Suasana Pasar Ikan Segar di Pantai Depok, Bantul. / Harian Jogja-Josef Leon
Harianjogja.com, JAKARTA—Ikan diharapkan masuk dalam menu program Makan Bergizi Gratis di pemerintahan Prabowo Subianto. Hal tersebut dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan maupun pembudidaya ikan tradisional.
Ketua Umum Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Dani Setiawan mengatakan, ikan memiliki sejumlah keunggulan sebagai penyedia protein yang penting, aman, dan sehat bagi pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan anak.
BACA JUGA: Tingkatkan Konsumsi Ikan, Pemkab Bantul Luncurkan SOHIB Food
“Dengan produksi perikanan tangkap sekitar 7,7 juta ton dan 16,9 juta ton perikanan budidaya pada 2023, saya yakin kita tidak akan kekurangan stok ikan,” kata Dani melalui platform Instagramnya @danisetia05, Jumat (25/10/2024).
Jika nantinya ikan masuk dalam menu program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Dani menyarankan agar ada pengaturan yang jelas terkait kewajiban membeli ikan dari nelayan atau pembudidaya tradisional secara langsung atau melalui koperasi-koperasi perikanan yang dibentuk.
Menurutnya, hal ini perlu dipertegas agar manfaat ikutan berupa peningkatan kesejahteraan nelayan tradisional dan pembudidaya data tercapai.
Ini termasuk mencegah keuntungan ekonomi hanya dinikmati oleh industri atau pengusaha besar saja yang mendapat tender program makan bergizi gratis.
Selain itu, Dani menyebut bahwa penggunaan ikan sebagai menu program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu dapat mempercepat perbaikan dan pembenahan ekosistem usaha perikanan dari hulu ke hilir.
Program ini, lanjutnya, perlu didukung dengan penguatan lembaga ekonomi nelayan termasuk koperasi perikanan, kepastian pasokan bahan bakar, penyediaan rantai dingin (cold storage dan es), infrastruktur pelabuhan perikanan dan tempat pelelangan ikan (TPI), serta perlindungan wilayah penangkapan ikan.
Pihaknya juga mengharapkan agar program ini dapat melibatkan masyarakat, utamanya perempuan dan pemuda di wilayah pesisir.
Dia menuturkan, masyarakat dapat terlibat untuk memasak dan membuat menu-menu hasil pengolahan ikan yang lebih inovatif dengan tetap menjaga kualitas mutunya.
“Jika dilakukan secara baik, program ini dapat menciptakan lapangan kerja yang massif, terutama di wilayah pesisir,” ujarnya.
Terakhir, KNTI mengharapkan agar program makan bergizi gratis dapat dijadikan sebagai media untuk mengedukasi anak-anak sekolah mengenai pentingnya menjaga kelestarian laut dan sumber daya perikanan.
Tidak hanya itu, program ini diharapkan dapat mengenalkan dan meningkatkan rasa nasionalisme pada kekuatan Indonesia sebagai negara kepulauan dan maritim, serta memperkenalkan kekayaan sumber daya perikanan dan keanekaragaman hayati yang sangat penting di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kilang Plaju memperkuat ketahanan energi lewat implementasi B50, inovasi refrigeran Breezon MC-32, dan produksi Polytam.
Persib Bandung di ambang juara Dewata Challenge Series 2026. Simak jadwal Bali United vs Persib dan peluang Maung Bandung meraih trofi.
Daftar bansos PKH dan BPNT kini bisa dilakukan secara mandiri melalui portal perlinsos Kemensos. Cukup pakai HP dan IKD aktif. Simak langkah-langkah dan syarat
Lamborghini menegaskan belum berencana menghadirkan mobil transmisi manual dan memilih fokus pada pengembangan supercar hybrid berperforma tinggi.
BPBD NTT mencatat 7.968 rumah dan 744 fasilitas umum rusak akibat gempa magnitudo 7,7 di Nagekeo. Pendataan masih terus dilakukan.
Penelitian terbaru mengungkap AI membantu industri minyak dan gas meningkatkan produksi, memicu emisi karbon lebih besar dibanding dampak pusat data.