Dukung Pemberdayaan Masyarakat Desa, Relawan Alap-Alap Jokowi Tanam Ribuan Pohon di Nganjuk

Media Digital
Media Digital Rabu, 16 Oktober 2024 14:32 WIB
Dukung Pemberdayaan Masyarakat Desa, Relawan Alap-Alap Jokowi Tanam Ribuan Pohon di Nganjuk

Pengurus Utama AAJ dan anggota Gapoktanhut Alam Ngudiharjo melakukan penanaman bibit pohon di lahan perhutanan sosial Desa Sudimoroharjo, Wilangan, Nganjuk, Jawa Timur, Rabu (16/10/2024). /Istimewa.

Harianjogja.com, NGANJUK—Ratusan anggota Jaringan Relawan Alap-Alap Jokowi (AAJ) melakukan penanaman pohon produktif di lahan perhutanan sosial Desa Sudimoroharjo, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Rabu (16/10/2024). Kegiatan ini untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa dan membangun kemandirian ekonomi.

Setidaknya terdapat 900 hektare lahan yang nantinya akan ditanami bibit pohon mangga, durian, alpukat, trembesi dan lainnya. Acara penanaman pohon yang mengambil tema Alap-Alap Jokowi Hijaukan Bumi ini melibatkan ratusan anggota Gabungan Kelompok Tani Hutan (Gapoktanhut) Alam Ngudiharjo, Desa Sudimoroharjo. Sebanyak ada 10.000 bibit pohon yang akan ditanam secara bertahap sembari menunggu musim hujan. Penanaman bibit pohon ini melibatkan Kantor Cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur.

BACA JUGA : Pengelolaan Sampah Sleman Butuh Peran Aktif Masyarakat

Ketua Umum Relawan Alap-Alap Jokowi Muhammad Isnaini mengatakan penanaman pohon merupakan kerja nyata relawan Alap-Alap Jokowi dalam memberdayakan masyarakat desa khususnya dalam membangun kemandirian ekonomi.

"Ini sesuai dengan platform Alap-Alap Jokowi dalam memberdayakan masyarakat dan membangun kemandirian ekonomi. Langkah kami tidak akan berhenti di sini, kami akan lanjutkan di wilayah lain termasuk dalam mewujudkan posko literasi digital di desa," katanya sebagaimana rilisnya, Rabu (16/10/2024).

Perubahan Iklim

Penanaman bibit pohon ini sekaligus mendukung program pemerintah di mana perhutanan sosial merupakan program yang dilakukan Presiden Joko Widodo dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Program ini juga akan sejalan dengan program pemerintahan Prabowo-Gibran khususnya dalam pengendalian perubahan iklim dan tata niaga karbon.

Lebih lanjut Isnaini mengatakan penanaman pohon produktif di Desa Sudimoroharjo ini merupakan langkah awal yang nantinya akan dilanjutkan di wilayah. “Untuk yang ditanam di Sudimoroharjo akan dilakukan rekayasa pengairan secara manual sambil menunggu musim hujan,” ungkap warga Semarang ini.

Kepala Desa Sudimoroharjo Totok Kohar mengapresiasi positif langkah Alap-Alap Jokowi melalui gerakan menanam pohon. “Ini program yang sangat kami tunggu-tunggu. Ini sangat bermanfaat sekali bagi warga kami. Mereka [warga desa] yang menanam, dan nanti mereka juga yang akan menikmati hasilnya,” ujar Totok.

BACA JUGA : Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN Gelar Aksi Bersih dan Olah Sampah di 54 Lokasi Se-Indonesia

Dia menambahkan, SK perhutanan sosial dari pemerintah diterima warga pada September 2023 lalu. Selanjutnya warga akan memanfaatkan lahan tersebut, salah satunya ditanami tanaman produktif seperti mangga, alpukat, jagung dan lainnya.

“Terima kasih Pak Jokowi, programnya luar biasa. Sudah lama kami menantikan program ini dan akhirnya harapan kami terwujud. Semoga warga kami bisa meningkat perekonomiannya," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online