Kapal Induk Garibaldi Tiba di Jakarta 18 September, Siap Dukung Penanganan Karhutla
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Jakarta 18 September 2026 dan disiapkan mendukung penanganan karhutla.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyalami mantan Wakil Presiden Try Sutrisno saat menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-79 yang dilaksanakan di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (5/10 - 2024). Foto: BPMI Setwapres.
Harianjogja.com, JAKARTA—Nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali viral karena dituding tidak menyalami mantan Panglima ABRI sekaligus Wakil Presiden 1993-1998 Jenderal Purn TNI Try Sutrisno.
Dalam potongan video yang beredar, Try Sutrisno sempat berdiri untuk menyambut Jokowi. Namun kalau merujuk potongan video yang ramai di media sosial, Jokowi melewati Try Sutrisno dan menuju ke istri KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Sinta Nuriyah.
Istana Kepresidenan membantah Presiden Jokowi tidak menyalami mantan Wakil Presiden Try Sutrisno pada acara HUT TNI ke-79 yang diselenggarakan pekan lalu, Sabtu (5/10/2024). Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana menyebut bahwa Jokowi sudah menyalami Try saat keduanya berada di Holding VVIP Room.
BACA JUGA : Buka Peparnas 2024 di Solo, Presiden Jokowi Puji Atlet Penyandang Disabilitas
"Iya Bapak Presiden sudah salaman dan menyapa Wakil Presiden ke-6 Bapak Try Sutrisno beserta Ibu di Holding VVIP Room," katanya kepada wartawan saat dimintai konfirmasi, Senin (7/10/2024).
Yusuf menyebut alasan Jokowi menyalami sejumlah tamu kehormatan lainnya karena mereka belum sempat bertemu di Holding Room. Kepala Negara hanya menyalami mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden Boediono serta istri dari mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Shinta Nuriyah Wahid.
"Bapak Presiden [Jokowi] sangat menghormati semua elemen masyarakat apalagi dengan para tokoh pemimpin bangsa," kata Yusuf.
Dikutip dari tni.mil.id pada Senin (7/10/2024), Try Sutrisno merupakan Wapres mendampingi Presiden ke-2 Soeharto pada periode 1993-1998. Pria kelahiran 15 November 1935 di Surabaya, Jawa Timur itu dikenal sebagai sosok prajurit yang kenyang pengalaman.
Karier Try Sutrisno dimulai saat menjadi taruna di Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad) pada 1956. Selang setahun, Try langsung bertempur melawan Pemberontakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI). Sebelum diangkat menjadi Ajudan Presiden Soeharto, keduanya telah saling mengenal saat operasi pembebasan Irian Barat 1962.
Try kemudian diangkat menjadi Ajudan Soeharto pada 1974. Setelah pengangkatan ini, karier Try terus moncer di militer. Misalnya, Try diangkat menjadi Kepala Komando Daerah Staf di KODAM XVI/Udayana pada 1978; Panglima Daerah KODAM IV/Sriwijaya pada 1979; Panglima Daerah KODAM V/Jaya pada 1983. Tak berhenti disitu, Try juga diangkat menjadi Wakasad TNI usai pangkatnya dinaikkan menjadi Letjen TNI pada 1985.
BACA JUGA : Peresmian Tol Solo-Jogja Oleh Presiden Jokowi Diundur Kamis 19 September 2024
Suami Tuti Sutiawati ini hanya memerlukan 10 bulan untuk diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal TNI Rudhini. Puncak kariernya di militer, saat Try dipercaya menjadi Panglima TNI pada 1988 hingga menjadi pucuk pimpinan ABRI yang terdiri dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Polri pada periode 1988 hingga 1993. Selepas jadi Panglima ABRI, Try Sutrisno menjabat sebagai wakil presiden mendampingi Soeharto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Jakarta 18 September 2026 dan disiapkan mendukung penanganan karhutla.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Jogja dan Jogja-YIA lengkap di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Awal musim hujan di Bantul diprediksi mundur lebih dari 30 hari. DPRD Bantul menyiapkan posko dan antisipasi kekeringan.
Suzuki e SKY resmi diperkenalkan di Jepang dan dijual mulai 16 November 2026. Mobil listrik mungil ini punya jarak tempuh 310 km dan desainnya tercatat di DJKI.