10 Poin Pesan Prabowo di Sidang Kabinet, Soroti Ekonomi hingga MBG
Prabowo memaparkan 10 pesan utama dalam Sidang Kabinet Paripurna, mulai kebocoran ekonomi, MBG, Danantara hingga digitalisasi birokrasi.
Kawasan titik nol Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepala Otorita Ibu Kota Negara (OIKN) Nusantara, Basuki Hadimuljono memastikan bahwa jadwal peletakan batu pertama atau groundbreaking Ke-9 di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang awalnya direncanakan pekan ini akan mundur.
Dia mengatakan bahwa hal ini dikarenakan pihaknya masih melakukan finalisasi terkait dengan investor-investor yang akan masuk untuk menanamkan modal di Nusantara.
Hal ini ia sampaikan seusai menghadiri agenda Nusantara Tentara Nasional Indonesia (TNI) Fun Run 2024 di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Minggu (6/10/2024). “Lagi kami lihat, karena kan beliau [Jokowi] hari ini pulang ke Solo. Lalu, pada 11 Oktober kalau jadi tes training center [TC] PSSI, maka beliau akan ke IKN lagi. Tetapi 12 Oktober beliau ke Solo lagi, jadi setelah itu mungkin baru groundbreaking,” ujarnya saat ditemui secara terpisah.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu pun mengatakan bahwa investor asing dari London, Inggris yang akan menjadi investor selanjutnya di IKN. “Jadi, dalam ada luar ada tetapi lagi difinalkan belum fix betul. Belum tau ada berapa yang akan groundbreaking. Kemarin Delonix sama Magnum, ke depan Botanical Garden dari London, tetapi yang lain lagi di finalkan. Jadi minggu depan baru akan groundbreaking,” ucap Basuki.
Di sisi lain, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa akan siap untuk kembali ke IKN apabila jadwal untuk groundbreaking sudah dipastikan oleh Kepala OIKN. “Ya terserah kepala IKN, kalau memang ada ya saya dateng. Jadi, ya tanya kepala IKN,” ujarnya sembari tertawa.
Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal kembali melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada pekan depan.
Suharso mengatakan bahwa agenda kunjungan Presiden Jokowi ke IKN salah satunya adalah kembali melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking sejumlah proyek investasi di ibu kota baru.
Rencananya groundbreaking IKN bakal dilakukan pada Rabu (9/10/2024). "Saya belum lihat tetapi saya Senin, Selasa akan ada di IKN. Kemudian, Rabu akan ada groundbreaking, kalau tidak salah. Selasa ada acara kita di sana,” kata Suharso kepada wartawan di kompleks Istana Wakil Presiden (Wapres), Jakarta, Jumat (4/10/2024).
Lebih lanjut, Suharso mengaku belum dapat memastikan ketika ditanyakan mengenai groundbreaking yang masuk merupakan investasi asing atau investasi lokal. “Saya belum lihat, mungkin iya ada dalam negeri, ada luar negeri. Saya belum pasti yang mengatur itu Otorita tetapi saya ke sana untuk memastikan soal [kepindahan] ASN,” pungkas Suharso.
Kali terakhir, Presiden Jokowi melaksanakan groundbreaking investasi tahap 8 di IKN pada, Rabu (25/9/2024) atau tepatnya H-25 menjelang lengser dari jabatannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Prabowo memaparkan 10 pesan utama dalam Sidang Kabinet Paripurna, mulai kebocoran ekonomi, MBG, Danantara hingga digitalisasi birokrasi.
Kredivo menghentikan sementara penagihan dan menonaktifkan debt collector usai dugaan pelanggaran penagihan di Purworejo.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.
Destry Damayanti ditunjuk sebagai Gubernur sementara BI. LHKPN mencatat total harta kekayaannya mencapai lebih dari Rp100,236 miliar.
Bareskrim Polri menangkap AKP Pardiman dan lima anggota Polres Tangsel terkait dugaan narkoba. Polri menegaskan tidak ada impunitas.