Aktivis Global Sumud Flotilla Disiksa Saat Ditahan Israel
Aktivis Global Sumud Flotilla mengaku mengalami sengatan listrik dan kekerasan fisik saat ditahan Israel usai misi kemanusiaan menuju Gaza.
Ilustrasi investasi (Freepik)
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menilai investasi Rp4 triliun dan selanjutnya diperkirakan Rp8 triliun, dari perusahaan kaca Korea Selatan KCC Glass sangat ideal karena sebanyak 80 persen dari total produksi perusahaan itu akan diekspor.
"Investasi dari KCC adalah investasi yang paling ideal bagi kita karena berorientasi ekspor. Kita ingin lebih banyak investasi yang masuk ke Indonesia yang berorientasi ekspor," kata Rosan saat meresmikan dimulainya produksi PT KCC Glass Indonesia di Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah, Kamis.
BACA JUGA : Pemda DIY Mewaspadai Potensi Melonjaknya Angka Kemiskinan Akibat Deflasi Berkepanjangan
Dengan alokasi ekspor hingga 80 persen, Rosan mengatakan realisasi investasi dari KCC Glass akan berkontribusi memperbaiki kondisi neraca pembayaran Indonesia.Rosan mengharapkan KCC Glass juga dapat segera merealisasikan investasi lanjutan yang direncanakan sebesar Rp8 triliun.
"Kami ingin meyakinkan bahwa kami akan memfasilitasi apa yang dibutuhkan agar investasi itu datang," ujarnya.
Hal itu juga sejalan dengan upaya agar investasi yang sudah ditanamkan tetap bertahan dan mampu meningkat di Indonesia. Pasalnya, peningkatan iklim investasi akan menjadi pembuka lapangan kerja yang sangat dibutuhkan bangsa saat ini.
"Karena tantangan utama adalah bagaimana kita menciptakan pekerjaan yang berkualitas dan juga berkesinambungan karena kita ingin meyakini bahwa kalau pertumbuhan negara kita ini bertumbuh, ini akan menjadi satu pertumbuhan yang berkualitas dan berkesinambungan apabila manusianya itu tumbuh dan berkembang," kata Rosan.
Langkah investasi KCC Glass di Indonesia, kata Rosan, juga merupakan aksi bisnis terbesar dari perusahaan itu di luar Korea Selatan. Hal itu menandakan kepercayaan yang besar terhadap Indonesia.
"Ini adalah pembangunan di luar Korea yang terbesar dari segi kapasitas dan outputnya dan mereka akan berinvestasi di sini dan tahap pertama sudah dilakukan dan yang Insya Allah yang tahap kedua Rp8 triliun akan berjalan," kata dia.
Rosan juga mengapresiasi Korea Selatan karena selalu menjadi lima besar negara penyumbang investasi asing langsung bagi Indonesia.
"Dan kami sangat menghargainya karena Korea Selatan telah menjadi sebuah mitra lama Indonesia. Pembangunan aktif di mana kita berkolaborasi sangat erat," ujar dia.
BACA JUGA : Dispertaru Gunungkidul Targetkan 3 RDTR Selesai Tahun Ini untuk Mudahkan Investasi
Lahan pabrik KCC Glass di KIT Batang dimulai pembangunannya sejak Mei 2021. KCC Glass menempati lahan 49 hektar dan diproyeksikan menjadi pabrik kaca terbesar di Asia Tenggara.
Dalam video yang disiarkan di acara peresmian itu, KCC Glass menyebutkan akan memiliki kapasitas produksi 1.200 ton kaca per hari. Sebanyak 80 persen dari total produksi akan diekspor dengan sasaran negara-negara di Asia, Eropa, dan Amerika.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Aktivis Global Sumud Flotilla mengaku mengalami sengatan listrik dan kekerasan fisik saat ditahan Israel usai misi kemanusiaan menuju Gaza.
PLN memberikan diskon tambah daya listrik 50 persen hingga 2 Juni 2026 melalui aplikasi PLN Mobile.
Jadwal drawing Kualifikasi Piala Asia U20 2027 digelar Kamis 28 Mei 2026. Timnas Indonesia U20 masuk Pot 2.
Di momentum Hari Kebangkitan Nasional, Gojek mendukung kebijakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mengatur 92% pendapatan untuk pengemudi ojol
Proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman telah memasuki tahap akhir.
Cristian Chivu sukses membawa Inter Milan meraih double winner Serie A dan Coppa Italia musim 2025/2026.