Indonesia Hanya Punya 66 Dokter Aritmia untuk 280 Juta Penduduk
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Raja Yordania Abdullah II pada Minggu (15/9/2024) menunjuk Jaafar Hassan sebagai perdana menteri baru negara kerajaan tersebut. ANTARA/Anadolu/py
Harianjogja.com, AMMAN—Raja Yordania Abdullah II menunjuk Jaafar Hassan sebagai perdana menteri baru negara itu, demikian dinyatakan istana kerajaan pada Minggu (15/9). Jaafar Hassan merupakan orang kepercayaannya Abdullah II
Penunjukan itu diungkapkan beberapa jam setelah pemerintah Perdana Menteri Bisher al-Khasawneh mengundurkan diri setelah pemilihan parlemen 10 September.
BACA JUGA: Maulid Nabi Muhamamd SAW: Sejarah dan Pengertin, dan Tradisi
Pada pemilihan parlemen tersebut, kelompok oposisi Front Aksi Islam memperoleh suara mayoritas di parlemen.
Hassan sebelumnya menjabat sebagai menteri perencanaan dan saat ini adalah kepala kantor Raja Abdullah.
Raja Abdullah juga mengeluarkan dekret lain yang menunjuk Alaa Batayneh sebagai kepala kantor kerajaan untuk menggantikan Hassan.
Hassan adalah perdana menteri ke-14 selama masa pemerintahan Raja Abdullah sejak Abdullah naik tahta pada 7 Februari 1999.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Prakiraan cuaca DIY Rabu, 30 September 2026: mayoritas berawan, Kota Jogja cerah, suhu 22–33°C. Cek rincian per kecamatan.
Sleman menyelesaikan transfer depo Pandowoharjo untuk mendukung PSEL Regional DIY. Depo Donokerto menunggu anggaran ABT.
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
Sebanyak 17 Taman Budaya dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Jogja dalam Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia XXV 2026.
Warga huntap Merapi di Kepuharjo dan Umbulharjo menerima SHM. Sultan HB X meminta sertifikat dijaga dan tidak mudah dilepas.