Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung membenarkan KA Commuter Line atau KRL Walahar Ekonomi (KA 317) relasi Purwakarta-Cikarang mengalami gangguan perjalanan berupa anjlok di daerah Purwakarta, Minggu (15/9/2024). /Antara.
Harianjogja.com, BANDUNG—PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung membenarkan KA Commuter Line atau KRL Walahar Ekonomi (KA 317) relasi Purwakarta-Cikarang mengalami gangguan perjalanan berupa anjlok di daerah Purwakarta, Minggu (15/9/2024). Hal ini membuat sejumlah kereta api mengalami keterlambatan.
"KA Walahar mengalami gangguan karena kereta pembangkit di akhir rangkaian anjlok di petak jalan antara Purwakarta-Cibungur pukul 11.28 WIB. Gangguan besar tidak ada namun memang ada beberapa perjalanan KA yang terlambat," kata Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Ayep Hanapi dilansir Antara Minggu.
BACA JUGA : Begini Skenario Perjalanan Kereta Api Pasca KA Argo Semeru Anjlok di Kulonprogo
KA yang mengalami keterlambatan antara lain KA 251 (Serayu) tujuan Purwokerto lambat 33 menit, KA 143A-146 (Ciremai) tujuan Bandung lambat 23 menit, KA 50A (Argo Parahyangan) tujuan Jakarta lambat enam menit, kemudian KA 40A (Argo Parahyangan) tujuan Jakarta lambat 10 menit.
"Dan KA 317 [CL Walahar] tujuan Jakarta lambat 80 menit, karena itu adalah kereta yang mengalami gangguan tersebut dan sempat terhenti. KA sendiri bisa melalui wilayah tersebut karena masih terdapat satu jalur yang bisa digunakan," ujarnya.
Ayep menjelaskan para penumpang dan crew selamat, meski perjalanan sempat terhenti sejenak untuk memastikan kondisi dari seluruh rangkaian. KA Commuter Line Walahar sendiri kemudian melanjutkan perjalanannya ke Stasiun Cibungur dengan meninggalkan kereta pembangkit di petak jalan tersebut untuk dilakukan evakuasi oleh tim teknis PT KAI Daop 2 Bandung dan PT KCI.
BACA JUGA : Kereta Anjlok di Kulonprogo: Tersisa 6 Rangkaian Gerbong, Proses Evakuasi Dikebut
PT KAI Daop 2 Bandung melakukan evakuasi rangkaian di petak jalan tersebut dengan menggunakan Kereta Penolong dan Tim Evakuasi. Saat ini evakuasi telah usai sejak pukul 15.37 WIB.Ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna kereta api akibat adanya kejadian ini. Tim Teknis KAI Daop 2 Bandung dan KCI telah bergerak cepat melakukan penanganan dan proses evakuasi guna memulihkan jalur serta memastikan keselamatan perjalanan kereta api ke depannya.
"Saat ini, proses perbaikan terus dilakukan dengan harapan jalur dapat kembali normal secepat mungkin," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.