IESR Soroti Rencana Prabowo Kurangi Subsidi BBM Lewat Motor Listrik
IESR mendukung pengurangan subsidi BBM lewat elektrifikasi transportasi, tetapi meminta perlindungan kelompok rentan dan penguatan ekosistem EV.
Kamala Harris - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Kamala Harris mengkritik keras lawannya dalam Pilpres AS 2024, Donald Trump karena tidak melindungi kepentingan AS terhadap China.
Harris juga mengkritik pujian konstituen Trump terhadap pemimpin China, Xi Jinping selama pandemi global. "Di bawah kepresidenan Donald Trump, dia akhirnya menjual cip Amerika ke China untuk membantu mereka meningkatkan dan memodernisasi militer mereka," kata Harris dalam debat yang disiarkan televisi pada Selasa (10/9/2024) malam.
Harris melanjutkan, kebijakan mengenai China harus memastikan Amerika Serikat memenangkan persaingan di abad ke-21. Harris juga mengklaim bahwa Trump 'menjual' AS selama masa jabatannya.
Kritik terhadap China telah menjadi isu bipartisan di Washington, dan kedua belah pihak bersaing untuk menunjukkan betapa mereka akan bersikap keras terhadap negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut.
Trump berusaha memblokir negara-negara untuk membeli peralatan Huawei Technologies Co. untuk jaringan 5G dan mengenakan tarif terhadap lebih dari US$300 miliar barang-barang China selama masa kepresidenannya.
Sementara itu, Presiden Joe Biden telah mempertahankan sebagian besar pembatasan tersebut, sambil menggalang mitra AS untuk membatasi akses China terhadap cip-cip canggih dengan alasan masalah keamanan nasional.
Trump menekankan bahwa pemerintahan Biden telah mempertahankan tarif yang telah dia tetapkan terhadap China, dan mengklaim bahwa hal ini terjadi karena mereka menghasilkan terlalu banyak pendapatan sehingga tidak bisa dilepaskan.
Trump kembali mengindikasikan bahwa dia akan menaikkan tarif lebih lanjut terhadap China jika terpilih pada November, sebuah kebijakan yang dikritik Harris sebagai kebijakan yang buruk bagi konsumen Amerika.
Komentar mereka muncul di tengah "Pekan China" di DPR AS saat mereka melakukan pemungutan suara mengenai undang-undang yang membatasi hubungan dengan Beijing. Meskipun memulai perang dagang dengan China, Trump terkadang menunjukkan apresiasi pribadi terhadap Xi Jinping, yang merupakan pemimpin China paling berkuasa sejak Mao Zedong.
"Dia sebenarnya berterima kasih kepada Presiden Xi atas apa yang dia lakukan selama Covid. Lihat tweet-nya – 'Terima kasih, Presiden Xi. Kami tahu bahwa Xi bertanggung jawab atas kurangnya dan tidak memberikan kami transparansi tentang asal usul Covid'," kata Harris.
BACA JUGA: Hakim Juan Merchan di New York Tunda Vonis Kasus Uang Tutup Mulut Donald Trump
Perdebatan ini memberi Harris kesempatan untuk secara terbuka menyempurnakan kebijakannya mengenai China setelah menjadi capres Partai Demokrat pada menit-menit terakhir.
Dia diperkirakan akan melanjutkan pendekatan pemerintahan Biden dalam mengelola hubungan melalui diplomasi intensif.
Petunjuk mengenai sikapnya terhadap China tersebar melalui situs web kebijakan kampanyenya yang diunggah pekan ini, termasuk kalimat yang menyatakan bahwa Wakil Presiden Harris tidak akan menoleransi praktik perdagangan tidak adil dari China atau pesaing mana pun yang melemahkan pekerja AS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JiBI/Bisnis.com
IESR mendukung pengurangan subsidi BBM lewat elektrifikasi transportasi, tetapi meminta perlindungan kelompok rentan dan penguatan ekosistem EV.
Raperda Parkir Kota Magelang memperluas aturan hingga parkir khusus, perlindungan konsumen, disabilitas, dan pembayaran menggunakan QRIS.
PAD Sleman dari Rusunawa terkendala tunggakan lebih dari Rp300 juta. Pemkab kini memakai sistem cashless dan aplikasi SIMRUWA.
Bank Jateng turut memeriahkan Dieng Culture Festival XVI 2026 sekaligus mendukung pelestarian budaya dan ekonomi kreatif Banjarnegara.
Pertalite di SPBU Jogokariyan tidak dibatasi 5 liter per pengguna. SPBU mendapat kuota penjualan Pertalite 10 ton per hari.
Capaian imunisasi dasar bayi Bantul baru 54,43 persen hingga 3 September 2026, masih di bawah target 63,3 persen.