Trump: Pembatalan Kebijakan Tarif Bakal Jadi Bencana Ekonomi AS
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengingatkan bahwa keputusan Mahkamah Agung untuk membatalkan kebijakan tarif globalnya akan menjadi bencana bagi eko
Bendera Korea Selatan. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Korea Selatan berpeluang besar mencapai kesepakatan dagang dengan Amerika Serikat (AS) sebelum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) digelar di Gyeongju akhir bulan ini.
Penasihat kebijakan utama Presiden Korea Selatan, Kim Yong-beom, mengatakan kedua negara telah mencatat kemajuan nyata dalam sebagian besar isu perundingan, meski masih ada beberapa hal yang perlu diselesaikan.
“Kami hanya perlu merampungkan beberapa detail yang tersisa,” ujar Kim dikutip dari Reuters, Senin (20/10/2025), setelah kembali dari Washington, di mana ia bertemu dengan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick.
Baik pejabat Korea Selatan maupun AS dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan optimisme bahwa kebuntuan perundingan dagang dapat segera diakhiri, seiring rencana pertemuan antara Presiden Yoon Suk Yeol dan Presiden Donald Trump di sela-sela KTT APEC.
Pada 30 Juli lalu, Trump menyatakan bahwa AS setuju menurunkan tarif impor produk Korea Selatan menjadi 15% dengan imbalan komitmen investasi senilai US$350 miliar dari Seoul di Amerika Serikat.
Namun, tarif otomotif AS masih diberlakukan karena kedua negara belum sepakat terkait rincian investasi tersebut.
Trump sebelumnya menekankan bahwa Korea Selatan akan melakukan pembayaran di muka. Namun, Seoul menegaskan sebagian besar komitmen investasi itu akan berbentuk pinjaman dan jaminan, bukan investasi langsung, guna meminimalkan dampak terhadap pasar valuta asing.
Kim mengatakan perbedaan pandangan mulai menyempit, dan Washington telah memahami kekhawatiran Seoul terkait stabilitas nilai tukar.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent juga menyatakan pada Rabu (15/10/2025) bahwa kedua negara hampir menuntaskan perjanjian dagang tersebut dan mengharapkan pengumuman resmi dalam 10 hari ke depan.
Sementara itu, media Korea Selatan melaporkan bahwa pada Sabtu (18/10/2025), Trump mengundang sejumlah pemimpin bisnis dari Korea Selatan, Taiwan, dan Jepang bermain golf di kediaman pribadinya di Mar-a-Lago, Florida.
Pertemuan itu disebut diinisiasi oleh pendiri SoftBank Group, Masayoshi Son, dan dihadiri para bos konglomerat besar Korea Selatan seperti Samsung, SK Group, dan Hyundai Motor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengingatkan bahwa keputusan Mahkamah Agung untuk membatalkan kebijakan tarif globalnya akan menjadi bencana bagi eko
Simak cara cetak STNK setelah bayar pajak online lewat SIGNAL. Praktis, tanpa antre, dan resmi berlaku 2026.
Nadiem Makarim tampil dengan gelang detektor saat sidang kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Kini berstatus tahanan rumah.
Pemkab Magelang perkuat data kependudukan untuk tekan kemiskinan. Inovasi pelayanan cepat hingga 1 jam terus dikembangkan.
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.