Selat Hormuz Lumpuh, Industri Plastik RI Berburu Bahan Baku ke Afrika
Penutupan Selat Hormuz memaksa industri plastik Indonesia mencari bahan baku ke Afrika dan AS, memicu lonjakan biaya dan risiko produksi.
Progres jalan bebas hambatan seksi 3 Bayung Lencir-Tempino mencapai 85,4 persen, ditargetkan selesai akhir Agustus 2024, Selasa (2/7/2024). (ANTARA/Tuyani)
Harianjogja.com, JAKARTA— PT Hutama Karya (Persero) atau HK menargetkan konstruksi Jalan Tol Bayung Lencir (Sumatera Selatan) – Tempino (Jambi) Seksi 3 sepanjang 15,47 kilometer (km) akan rampung pada bulan ini. Sementara itu, ruas ini ditarget sudah dapat dilintasi pada kuartal IV/2024.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim menuturkan bahwa hingga periode 23 Agustus 2024 progres konstruksi Tol Bayung Lencir – Tempino Seksi 3 telah mencapai 97,56%.
“Saat ini, tim di lapangan tengah fokus pada pekerjaan yang tersisa di antaranya penyelesaian rigid main road sepanjang 57 m, bangunan gerbang tol serta simpang sebidang,” tuturnya dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (27/8/2024).
Adjib juga menjelaskan bahwa konstruksi tol ini telah memasuki tahap akhir telah menyelesaikan pekerjaan seperti struktur overpass, struktur jembatan, struktur interchange, dan struktur slab on pile sepanjang 4,06 km.
Di samping itu, telah dirampungkan juga pengerjaan timbunan dan galian, perkerasan kaku (rigid main road) sepanjang 11,4 km, serta pengaspalan jalan sepanjang 4,79 km (termasuk ramp dan simpang sebidang).
BACA JUGA: Proyek Tol Jogja-Jogja-Solo Masuk Ring Road September, Pengendara Masih Bisa Melintas
Asal tahu saja, Tol Bayung Lencir – Tempino Seksi 3 ini dikerjakan melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) antara HK dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) dan PT Brantas Abipraya (Persero).
Adjib menyebut, dalam proses pengerjaan pihaknya sempat terkendala dengan permasalahan kondisi tanah dasar yang lunak.
Kemudian, saat proses konstruksi ditemukan juga penurunan tanah dasar pada jalan utama yang melebihi rencana awal.
“Menghadapi tantangan tersebut, KSO telah melakukan penanganan khusus, mulai dari pemetaan dan analisis geoteknik yang komprehensif untuk memahami kondisi tanah dasar secara menyeluruh, serta menggunakan preloading, struktur slab on pile, dan geofoam pada area-area penurunan atau pergeseran tanah yang cukup besar,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Penutupan Selat Hormuz memaksa industri plastik Indonesia mencari bahan baku ke Afrika dan AS, memicu lonjakan biaya dan risiko produksi.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan di Malioboro, Tugu, dan Ringroad Utara Sleman. Simak rute lengkap aksi damai driver online.