Rusia Diguncang Gempa 7.0 Magnitudo, BMKG: Tak Berdampak ke Indonesia

Newswire
Newswire Minggu, 18 Agustus 2024 08:47 WIB
Rusia Diguncang Gempa 7.0 Magnitudo, BMKG: Tak Berdampak ke Indonesia

Foti ilustrasi seismograf gempa bumi - StockCake

Harianjogja.com, JAKARTAGempa bumi berkekuatan magnitudo 7.0 mengguncang lepas pantai Semenanjung Kamchatka di Timur Jauh Rusia pada Sabtu (17/8/2024).

Berdasarkan laporan Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia (RAS), gempa bumi tersebut terjadi pada kedalaman 6 kilometer (3,7 mil) dengan kekuatan adalah 7.0. "Pusat gempa terletak 108 kilometer (67 mil) dari (kota) Petropavlovsk-Kamchatskiy," kata akademi tersebut dikutip Minggu (18/8/2024).

Tak lama kemudian, gempa bumi susulan dengan magnitudo 4.7 terjadi 116 kilometer dari Petropavlovsk-Kamchatskiy, tambah RAS.Gempa pertama dirasakan di seluruh wilayah kota Petropavlovsk-Kamchatskiy, kata Kementerian Situasi Darurat Rusia (EMERCOM).

Tim penyelamat kini sedang memeriksa bangunan-bangunan, menurut laporan EMERCOM. Tidak ada ancaman tsunami setelah gempa ini, kata kementerian tersebut.

Juga tidak ada getaran besar lainnya yang diperkirakan akan terjadi, ujar Gubernur Wilayah Kamchatka, Vladimir Solodov.

BACA JUGA: Ramai-Ramai Soal Megahrust, Ini Fakta-Faktanya

Penjelasan BMKG

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan Indonesia aman dari dampak gempa bumi berskala 7 magnitudo yang mengguncang perairan Rusia, Minggu dini hari.

“Berdasarkan hasil pemodelan tsunami dan analisis yang dilakukan oleh tim BMKG, gempa bumi ini tidak berdampak signifikan di wilayah Indonesia,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, Minggu.

Oleh karena itu, Daryono mengimbau masyarakat di tanah air untuk tetap tenang dan tidak percaya dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, selain yang diterbitkan oleh BMKG.

Dalam informasi yang diterima BMKG melaporkan telah terjadi gempa bumi di Kamchatka, Rusia yang berkekuatan 7,0 magnitudo dan telah dimutakhirkan menjadi M 7,1 pada Minggu (18/8) pukul 02.10 WIB.

Episenter gempa terletak di laut pada koordinat 52,97° LU 160,01° BT dengan kedalaman 35 kilometer.

Gempa tersebut dilaporkan merupakan jenis gempa dangkal yang diduga dipicu aktivitas subduksi Kuril-Kamchatka dengan mekanisme sesar naik atau thrust fault.

Pacific Tsunami Warning Center (PTWC) memberikan informasi bahwa gempa ini berpotensi menimbulkan tsunami lokal di wilayah Rusia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online