Kasus Kematian Sutrimo Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Polda Metro Jaya menaikkan kasus kematian Sutrimo ke penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah pada Rabu (12/8/2026).
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok optimistis pendukungnya dan pendukung Anies Baswedan akan memilih kotak kosong di Pilgub 2024 DKI Jakarta.
Ahok mengatakan jika terjadi skenario partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus melawan kotak kosong maka warga Jakarta, termasuk pendukungnya lebih memilih opsi kotak kosong. "Saya yakin ya, kalau KIM itu lawan kotak kosong, saya kira masyarakat jakarta akan melawan pilih kotak kosong. Pendukung Pak Anies, pendukung saya, saya kira pasti lebih cenderung pilih kotak kosong," ujar Ahok usai melaksanakan upacara HUT ke-79 RI, di Jakarta, Sabtu (17/8/2024).
BACA JUGA : Polemik Dugaan Pencatutan KTP Dukungan Paslon Independen Dharma-Kun, Ini Penjelasan KPU Jakarta
Menurutnya tidak serta merta paslon tunggal akan melawan kotak kosong selalu memenangkan pemilihan. Hal tersebut pernah terbukti di Pilwalkot Makassar 2018, kotak kosong menang atas pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu). "Pasti malu kan, kayak Makassar, malu kan," katanya.
Sebagai informasi, KIM merupakan koalisi yang dibentuk untuk mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka saat Pilpres 2024. Menjelang Pilkada 2024, muncul wacana KIM menggaet partai yang tidak mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. Salah satu partai itu, yakni Nasdem.
BACA JUGA : Kaesang Maju Pilkada Jateng, Begini Kata Gerindra soal Pasangannya
Nasdem yang sempat mendeklarasikan dukungan ke mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan untuk maju lagi di Pilkada 2024. Kini telah mencabut dukungannya. Ketum Nasdem, Surya Paloh mengatakan bahwa pada perhelatan Pilkada 2024 itu bukan momentum Anies untuk terjun di Pilgub Jakarta. "Saya sudah beritahu Pak Anies, Pak Anies anda sebagai adik, ini bukan momen anda untuk maju pada Pilkada Jakarta," kata Surya Paloh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Polda Metro Jaya menaikkan kasus kematian Sutrimo ke penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah pada Rabu (12/8/2026).
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggunakan dua bus listrik VKTR 8 meter untuk mendukung mobilitas kampus yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan.