BRI Peduli Wujudkan Mimpi Mahesa Miliki Sepeda
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita
Jelang HUT Kemerdekaan RI Ke-79, PLN Imbau Warga Berhati-hati Dalam Pemasangan Atribut Kemerdekaan./ Ist
SEMARANG - Menjelang HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, atribut kemerdekaan seperti bendera dan umbul-umbul mulai sering dijumpai. Menyikapi hal ini, PLN mengimbau warga untuk berhati-hati dalam memasang atribut tersebut.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Mochamad Soffin Hadi, mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam pemasangan atribut kemerdekaan (10/8).
"Pemerintah telah mengimbau warga untuk melakukan pemasangan atribut kemerdekaan sejak 1 Agustus lalu, kami turut bersuka cita warga bersemangat menyambut hari kemerdekaan ini bergotong-royong memasang tiang, umbul-umbul dan bendera. Kami dari PLN aktif turun ke masyarakat untuk menyosialisasikan keamanan warga selama proses pemasangan", ungkap Soffin.
Soffin menambahkan jika pemasangan atribut kemerdekaan perlu kehati-hatian dalam pemasangan. Pemasangan menggunakan tiang berpotensi bahaya karena intensitas hujan yang tidak tentu seperti saat ini.
"Untuk itu kami mengimbau pemasangan agar dilakukan dengan menjaga jarak aman/ Right of Way (ROW) sepanjang 3 (tiga) meter dari Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 20 Kilo Volt dan 3 (tiga) meter dari Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 380/220 Volt", jelas Soffin.
Dengan menjaga jarak aman, warga dapat terhindar dari risiko kecelakaan kelistrikan, seperti tersengat listrik atau bahaya lain. “Kami berharap momen spesial kemerdekaan ini dapat dirayakan dengan bahagia, tanpa adanya insiden kecelakaan kelistrikan. Hingga saat ini, sejak awal bulan, imbauan pemerintah terkait pemasangan atribut kemerdekaan telah berjalan dengan baik, dan tidak ada korban kecelakaan kelistrikan,” tutup Soffin. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.