Bandara YIA Makin Ramai, Citilink Buka Lima Rute Domestik Baru
Citilink membuka lima rute baru mulai Juli 2026, termasuk YIA-Batam, YIA-Balikpapan, dan Makassar-YIA untuk memperkuat konektivitas Jogja.
Ilustrasi turbulensi singapore airlines.ist/X
Harianjogja.com, JAKARTA—Singapore Airlines mengalami turbulensi mengerikan saat dalam penerbangan dari London ke Singapura, Selasa (21/5/2024). Seorang penumpang menceritakan peristiwa naas tersebut.
Turbulensi parah tersebut membuat pesawat Singapore Airlines akhirnya mendarat darurat di Bangkok, Thailand. Dilansir dari laman Reuters, seorang penumpang yang berada dalam penerbangan tersebut, Dzafran Azmir, 28 tahun, mengatakan bahwa insiden tersebut melibatkan sensasi naik dan turun.
BACA JUGA: Pemancing Tenggelam di Triharjo, Bantul, SAR Gabungan Terus Melakukan Pencarian
Dia menjelaskan pesawat tiba-tiba mulai miring dan terjadi guncangan sehingga. Azmir mulai bersiap menghadapi apa yang terjadi. Tiba-tiba, terjadi penurunan ketinggian secara drastis yang membuat semua orang yang duduk dan tidak mengenakan sabuk pengaman langsung terlempar ke langit-langit.
“Beberapa orang kepalanya terbentur kabin bagasi di atas dan penyok, mereka menabrak tempat lampu dan masker berada dan langsung menerobosnya,” kata Azmir.
Sementara itu, kantor berita Singapura CNA memuat gambar-gambar buram yang diberikan oleh pembaca yang disebut berasal dari penerbangan tersebut.
Gambar tersebut menunjukkan para penumpang yang gelisah menempel di kursi, dengan masker oksigen tergantung di atas, barang-barang pribadi berserakan di lorong, dan sampah berserakan di lantai area awak kabin.
Sementara itu, Direktur Bandara Suvarnabhumi Bangkok, Kittipong Kittikachorn, mengatakan insiden tersebut mengakibatkan satu penumpang laki-laki tewas. Dia mengatakan pesawat tersebut meminta pendaratan darurat pada pukul 15.35 waktu setempat dan mendarat pada pukul 15.51.
Penumpang yang tidak terluka turun dan langsung melanjutkan penerbangan dengan pesawat lain. Sementara itu, Manajemen Singapore Airlines mengatakan, selain 1 orang tewas, sebanyak 30 orang lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit.
Perusahaan mengatakan, pesawat yang mengalami turbulensi tersebut mendarat pada pukul 15:45. Studi yang dilakukan National Transportation Safety Board (NTSB) AS pada 2021 menyebut, kecelakaan penerbangan terkait turbulensi merupakan insiden yang paling umum.
Dalam rentang 2009-2018, laporan tersebut menemukan bahwa turbulensi menyumbang lebih dari sepertiga kecelakaan penerbangan yang dilaporkan. Sebagian besar mengakibatkan satu atau lebih cedera serius, namun tidak ada kerusakan pada pesawat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Citilink membuka lima rute baru mulai Juli 2026, termasuk YIA-Batam, YIA-Balikpapan, dan Makassar-YIA untuk memperkuat konektivitas Jogja.
Kejagung menyiapkan kantor sementara dan pejabat struktural untuk operasional tujuh Kejari baru yang dibentuk melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2026.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.
Sekolah Nasional Terintegrasi mulai berjalan di 17 kabupaten/kota pada tahun ajaran 2026-2027 untuk memperluas pemerataan mutu pendidikan.