Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Presiden Ebrahim Raisi. - Bisnis.
NEW DELHI- Pemerintah Pakistan menetapkan 20 Mei sebagai hari berkabung atas wafatnya Presiden Iran Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter, kata Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.
PM juga mengumumkan pengibaran bendera setengah tiang di seluruh negeri.
Sebelumnya pada Senin, Wakil Presiden Iran Mohsen Mansouri membenarkan laporan media yang menyebutkan Presiden Raisi beserta rombongan, termasuk Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian, meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter di Iran barat laut.
“Pakistan dengan senang hati menjadi tuan rumah bagi Presiden Raisi dan Menteri Luar Negeri Hossein Amir Abdollahian dalam kunjungan bersejarah kurang dari sebulan yang lalu. Mereka adalah kawan baik Pakistan," kata PM di medsos X.
"Pakistan akan menetapkan hari berkabung dan mengibarkan bendera setengah tiang sebagai tanda penghormatan kepada Presiden Raisi dan sejumlah pejabat senior lainnya sekaligus sebagai bentuk solidaritas dengan saudara-saudara Iran," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara - Sputnik
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Kemenhut mengembangkan kasus pembalakan liar di TN Berbak dan Sembilang setelah dua orang ditetapkan sebagai tersangka.
Lima kalurahan di Sleman memilih mekanisme voting untuk Pilur PAW. Sebanyak 15 calon mengikuti pemilihan di lima kalurahan.
Suvenir pernikahan Rangga dan Nunu berupa anak ayam hidup dalam kotak mika menuai kritik warganet karena dinilai tak layak.
Industri pelumas mengubah strategi menghadapi pertumbuhan EV dengan memperkuat pasar industri dan mengembangkan produk bernilai tambah.
Aliran PDAM di Padukuhan Padem, Panggang, Gunungkidul macet lebih dari lima tahun. Warga terpaksa membeli air saat musim kemarau.