Kasus ISPA Tembus 151.000, Kemenkes Kerahkan 1.898 Nakes
Kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla tembus 151.000. Kemenkes mengerahkan 1.898 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi.
Presiden Jokowi - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Jumlah dokter umum dan spesialis yang minim menjadi salah satu persoalan terbesar Indonesia di sektor kesehatan saat ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku terkejut saat mengetahui rasio jumlah dokter di Tanah air saat ini masih terlampau rendah.
“Saya kaget [rasio dokter] kita 0,47 dan peringkat 147 dunia. Sangat rendah sekali dan di Asean kita peringkat 9, berarti masuk 3 besar tetapi dari bawah. Ini problem angka-angka yang harus kita buka apa adanya,” ujarnya saat menghadiri peluncuran pendidikan Dokter Spesialis berbasis Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSP-PU) di Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, Jakarta Barat, Senin (6/5/2024).
BACA JUGA: Mantan Bupati Bantul Suharsono Meninggal, Berikut Profilnya
Lebih lanjut, orang nomor satu di Indonesia itu mengatakan selama 6 bulan terakhir dirinya aktif melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah hingga pelosok Indonesia. Salah satu agenda yang aktif dilakukannya adalah mengunjungi Rumah Sakit (RS) dan Puskesmas.
Kepala Negara mengaku senang dalam peninjauannya setiap fasilitas kesehatan telah dilengkapi dengan berbagai alat kesehatan (alkes) yang ditunjang teknologi terbaru. Misalnya, memiliki magnetic resonance imaging (MRI) dan mammogram. Kendati demikian, dia menyebut miris apabila dari banyaknya teknologi yang sudah masuk tidak dapat diaplikasikan dengan baik apabila Indonesia masih kekurangan dokter spesialis.
“Dokter umum kita masih kurang 124.000, dokter spesialis masih kurang 29.000. Jumlah yang tidak sedikit. Ini harus segera diisi, jangan sampai peralatan yang tadi sudah sampai di Kabupaten/Kota tidak berguna karena dokter spesialisnya tidak ada,” tuturnya.
BACA JUGA: Makan dan Bayar Seenaknya di Warteg, Pria Ini Ditangkap Polisi
Presiden Ke-7 RI itu melanjutkan bahwa Indonesia baru mampu mengeluarkan 2.700 dokter spesialis per tahun. Adapun, kendala lainnya adalah distribusinya yang tidak merata.
“Rata-rata semuanya dokter spesialis berada di Jawa dan di Kota sebanyak 59%. Sekali lagi harus ada terobosan, kita harus membuat terobosan. Dulu saya diberi masukan ‘begini pak, begini pak’. Sekarang enggak. Harus berani memulai. Tadi disampaikan oleh menteri kesehatan ada 24 fakultas kedokteran dan ada 420 rumah sakit. Kedua mesin ini harus dijalankan bersama agar segera menghasilkan dokter spesialis sebanyak-banyaknya,” pungkas Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla tembus 151.000. Kemenkes mengerahkan 1.898 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.