Penerbangan Singapura-Jakarta Tertunda Imbas Letusan Gunung Anak Krakatau
Penerbangan Singapura-Jakarta tertunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Singapore Airlines menyiapkan hotel dan taksi bagi penumpang terdampak.
Seorang pria melihat Tesla Model S di showroom di Beijing, Tiongkok 29 Januari 2014./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA — Perusahaan mobil listrik, Tesla bakal melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan sekitar 10% dari total jumlah tenaga kerja demi pengurangan biaya dan peningkatan produktivitas perusahaan.
Dikutip dari Bloomberg, CEO Tesla Inc. Elon Musk mengamini bahwa saat ini industri pembuatan mobil tersebut bergulat dengan perlambatan permintaan kendaraan listrik.
CEO tersebut mengutip duplikasi peran dan kebutuhan untuk mengurangi biaya sebagai alasan pemotongan dalam memo yang dilihat oleh Bloomberg News. Jika pemotongan ini berlaku di seluruh perusahaan, maka jumlah PHK akan mencapai lebih dari 14.000 karyawan atau lebih dari 10% total karyawan secara global.
Tesla melaporkan pengiriman kendaraan listrik awal bulan ini meleset dari ekspektasi dengan selisih yang besar, membukukan penurunan kuartalan pertama dalam empat tahun.
Bahkan, beberapa analis memperkirakan penjualan produsen mobil listrik tersebut berpotensi menyusut pada tahun ini, dengan alasan lambatnya produksi model terbarunya, Cybertruck, dan jeda produk baru hingga perusahaan tersebut mulai memproduksi kendaraan generasi berikutnya pada akhir tahun depan.
"Saat kami mempersiapkan perusahaan untuk fase pertumbuhan berikutnya, sangat penting untuk mempertimbangkan setiap aspek perusahaan untuk pengurangan biaya dan peningkatan produktivitas," tulis Musk, dikutip dari Bloomberg, Senin (15/4/2024).
Elon menekankan bahwa sebagai bagian dari upaya ini, perusahaan telah melakukan peninjauan menyeluruh terhadap organisasi dan membuat keputusan sulit untuk mengurangi jumlah karyawan mereka lebih dari 10% secara global.
"Tidak ada yang lebih saya benci, tetapi itu harus dilakukan," ucapnya.
BACA JUGA: Penjualan Mobil Listrik Tesla di China Mengalami Penurunan di September
Sekadar informasi, Tesla mengakhiri tahun lalu dengan memberhentikan 140,473 karyawan, hampir dua kali lipat total tiga tahun sebelumnya. Padahal, perusahaan telah meningkatkan produksi di dua pabrik—satu di Austin, Amerika Serikat dan satu lagi di luar Berlin, Jerman—yang mulai memproduksi kendaraan sport Model Y pada awal 2022.
Kendati demikian, perusahaan mulai memangkas harga di seluruh jajaran produknya karena fasilitas tersebut mencapai volume yang lebih tinggi.
"Selama bertahun-tahun, kami telah berkembang pesat dengan banyak pabrik yang tersebar di seluruh dunia. Dengan pertumbuhan yang pesat ini telah terjadi duplikasi peran dan fungsi pekerjaan di bidang tertentu," tulis Musk dalam suratnya, yang dilaporkan Senin (15/4/2024) pagi waktu AS oleh blog Electrek.
Dalam pengurangan tenaga kerja besar-besaran terbarunya, Tesla memangkas sekitar 10% tenaga kerjanya pada pertengahan 2022.
Saham Tesla telah merosot 31% tahun ini, termasuk di antara saham dengan kinerja terburuk di Indeks S&P 500. Sahamnya tergelincir sebanyak 1,2% sebelum dimulainya perdagangan reguler.
Di sisi lain, Chief Financial Officer Vaibhav Taneja dalam laporan pendapatan terbaru Tesla pada 24 Januari 2024 menjelaskan bahwa staf Tesla telah mengkhawatirkan potensi PHK sejak awal tahun ini, ketika para manajer diminta untuk menegaskan apakah setiap posisi karyawan mereka penting.
Bahkan, menurutnya, beberapa karyawan juga diberitahu akhir tahun lalu bahwa perusahaan tidak akan menawarkan penghargaan ekuitas berdasarkan prestasi sebagai bagian dari tinjauan kinerja tahunan.
"Kami hanya perlu mengejar setiap sen yang ada. Kami memiliki tim kuat yang sangat fokus pada hal ini," ucap Vaibhav
Di sisi lain, Perlambatan EV yang dirasakan Tesla akhir-akhir ini telah meluas. BYD Co. asal China hanya mengirimkan 300,114 kendaraan listrik pada kuartal pertama, turun 43% dari tiga bulan terakhir tahun lalu, ketika sempat menjadi penjual kendaraan listrik terbesar di dunia.
Pabrikan termasuk Volkswagen AG, General Motors Co., dan Ford Motor Co. telah menunda, membatalkan atau sama sekali membatalkan proyek kendaraan listrik karena konsumen menolak keras harga yang masih tinggi dan kurangnya stasiun pengisian daya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Penerbangan Singapura-Jakarta tertunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Singapore Airlines menyiapkan hotel dan taksi bagi penumpang terdampak.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.