Bibit Siklon 91B Picu Potensi Hujan Lebat hingga Akhir Oktober
Bibit siklon tropis 91B berpotensi memicu hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Oktober 2026.
Suasana peresmian Masjid Agung Kota Bogor pada Kamis (28/3/2024). (ANTARA/Shabrina Zakaria)
Harianjogja.com, BOGOR—Masjid Agung di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Cibogor, Kota Bogor, Jawa Barat diresmikan pada Kamis (28/3/2024). Masjid ini telah direvitalisasi selama tujuh tahun.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menjelaskan masjid ini pertama kali dibangun pada 1987, karena dorongan ingin memiliki masjid megah di pusat kota dan berdampingan dengan rumah ibadah lain, yakni Gereja Katedral dan Zebaoth.
Masjid Agung Kota Bogor, menurut Bima, lokasinya strategis, karena berdekatan dengan alun-alun atau dulunya Taman Topi dan pasar. Karena kebutuhan jamaah meningkat, pada 2016 masjid ini mulai dibangun.
“Pembangunan masjid ini selama tujuh tahun penuh dengan dinamika ada catatan. Ada yang tidak amanah, sesuai aturan dan norma. Insya Allah jadi pembelajaran bagi kita semua,” ujar Bima dalam sambutannya di Masjid Agung, Kamis.
Bima menyebut selama tujuh tahun revitalisasi Masjid Agung menggunakan anggaran sebesar Rp113,3 miliar. Ia berharap masjid ini bisa memberikan keberkahan bagi warga Kota Bogor.
“Tentu ini bukan soal keinginan punya masjid yang megah dan bagus, tapi punya masjid yang makmur dan penuh makna,” ucapnya.
Baca Juga
Wanita Pembawa Anjing ke Masjid di Bogor Harus Jalani Terapi Medis
Masjid Dibuka, Jokowi Jumatan di Masjid Baitussalam Bogor
Taman Miniatur 99 Masjid Dunia Segera Dibangun di Indonesia
Ia menyebut Masjid Agung Kota Bogor dikelilingi oleh pusat kegiatan masyarakat. Mulai dari alun-alun, Pasar Kebon Kembang, hingga Stasiun Bogor.
“Kami berharap masjid ini tidak saja jadi pusat ibadah, tapi pusat pemberdayaan umat secara ekonomi, pusat kegiatan sosial dan pusat peradaban. Masjid ini akan memberikan manfaat dan berkah bagi warga sekitar dan Kota Bogor,” ujarnya.
Bahkan, kata Bima, masjid ini bisa menjadi tempat berkumpul yang nyaman tidak hanya untuk para ulama. Tapi juga antara ulama, umara, dan pemimpin kota, sehingga bisa menjadi kawah Candradimuka bagi pemimpin di masa depan.
“Di masjid inilah terjadi dialektika, diskusi, pengajian dan hal-hal yang memberikan pencerahan bagi anak muda yang Islami dan Qurani,” kata Bima.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bibit siklon tropis 91B berpotensi memicu hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Oktober 2026.
Jadwal KA Bandara YIA 31 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak jam keberangkatan, kedatangan, dan rute kereta.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
Borneo FC bermodal kemenangan 2-1 atas PSS Sleman jelang menghadapi PSIM Jogja pada pekan kedelapan Super League di Bantul.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Kemenhut menetapkan PT MAP dan PT GAP sebagai tersangka karhutla. Salah satunya merupakan perusahaan PMA asal Singapura.