El Nino Mengintai, Harga Pangan 2027 Perlu Diwaspadai
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan saat mengevakuasi korban tertimbun material longsor di Kampung Gintung, Desa Cicendo, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (27/3/2024). (Antara/Rubby Jovan)
Harianjogja.com, BANDUNG—Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan kembali menemukan satu jenazah korban yang tertimbun material longsor di Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Dari pengamatan visual, korban diduga masih anak-anak.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga pada Kantor SAR Bandung, Supriono menyatakan jasad tersebut tidak ditemukan di lokasi longsor terjadi, melainkan di aliran Sungai Citarum, Kecamatan Cipongkor.
"Hari ini pukul 07.30 WIB, posko menerima informasi adanya penemuan jenazah yang mana ditemukan di aliran Sungai Citarum, Legok Tasrip. Dari pengamatan visual, jasadnya anak-anak," kata Supriono di Kabupaten Bandung Barat, Rabu (27/3/2024).
Baca Juga
Sembilan Warga Gintung Hilang karena Banjir dan Longsor
Segera Masuk Pancaroba, Angin Kencang, Banjir dan Tanah Longsor Perlu Diwaspadai di Bantul
Warga Berharap Jalur Longsor di Gedangsari Diperbaiki Secara Permanen
Supriono menjelaskan saat ini pihaknya sudah menerjunkan tim dengan personel Basarnas, BPBD serta TNI/Polri ke lokasi jasad tersebut ditemukan. Sementara tim lainnya bertugas ke lokasi longsor kejadian. "Tim kecil sudah diberangkatkan ke lokasi penemuan jasad tersebut untuk assessment dan evakuasi," kata dia.
Dia menyebut jasad tersebut kemungkinan besar merupakan jasad korban tertimbun longsor di zona 2 lokasi longsor Desa Cibenda yang menjadi fokus pencarian sepuluh korban tertimbun.
"Mudah-mudahan yang ditemukan ini korban yang berada di Sektor 2. Potensi ada (terbawa arus sungai), karena posisi rumah korban itu kan di atas sungai. Pada saat itu ada dorongan longsor sangat kuat jadi membuat korban terlempar ke sungai," katanya.
Setelah dievakuasi, kata dia, jasad yang ditemukan sekitar 20 kilometer dari last known position (LKP) itu akan langsung dibawa ke RSUD Cililin untuk proses identifikasi lebih lanjut.
"Kalau korban ini dipastikan yang di atas, artinya sampai saat ini sudah lima korban longsor Cipongkor yang ditemukan," katanya.
Sebelumnya, Tim SAR gabungan berhasil menemukan empat jasad korban di lokasi terjadinya longsor di Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, dengan ditemukan di titik yang saling berdekatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.