PMI DIY Kirim 6 Personel Bantu Korban Gempa di NTT
PMI DIY mengirim enam personel ke Kabupaten Manggarai, NTT, untuk memberikan layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan promosi kesehatan.
PT Pegadaian Kanwil XI Semarang menggelar Festival Ramadan di 6 lokasi secara serentak, mulai 12-28 Maret 2024. Ist/pegadaian
Harianjogja.com, SEMARANG—PT Pegadaian Kanwil XI Semarang menggelar Festival Ramadan di 6 lokasi secara serentak, mulai 12-28 Maret 2024. Festival Ramadan digelar sebagai wujud komitmen Pegadaian dalam pemberdayaan ekonomi khususnya UMKM.
Keenam lokasi tersebut yakni Kantor Area Semarang Alun-alun Masjid Agung Semarang Kauman, Kantor Area Pati di Taman Ir Soekarno Purwodadi, Kantor Area Surakarta di The Park Mall Solo Baru.
Kemudian Kantor Area Yogyakarta di Lapangan Paseban Bantul, Kantor Area Purwokerto di Rita Supermal, dan Kantor Area Tegal di Taman Rakyat Slawi Ayu Kabupaten Tegal.
BACA JUGA: Pegadaian Catat Volume Transaksi Gadai Digital Rp14,54 Triliun Sepanjang 2023
Pemimpin PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, Edy Purwanto mengatakan, tujuan digelarnya Festival Ramadan ini adalah sebagai bentuk kontribusi perusahaan dalam penguatan daya saing UMKM di sekitar lingkungan perusahaan.
"Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai penguatan Pegadaian terhadap kesadaran masyarakat tentang lembaga pendanaan usaha yang saat ini masih terbatas pada media marketing konvensional," jelasnya melalui Kepala Departemen Bisnis Support PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, Kuntaji, Rabu (13/3/2024).
Dalam Festival Ramadan ini terdiri dari kegiatan street food, bazar emas (gold bazaar), dan hiburan. Dalam pelaksanaannya melibatkan para pelaku UMKM binaan Pegadaian maupun UMKM lainnya di bidang kuliner yang belum menjadi binaan.
"Puncaknya nanti digelar Panggung Emas yang digelar di Sleman City Hall pada 29-31 Maret mendatang," tuturnya.
Ia memaparkan, selama gelaran Festival Ramadan, masyarakat bisa menemukan berbagai rangkaian acara di antaranya festival kuliner, bazar emas, santunan anak yatim, aneka lomba, music performance, bagi-bagi takjil, pelatihan coffee shop, tari sufi, pelatihan UMKM, gelar kesenian hingga fashion show Ramadan.
"Masyarakat yang datang berkunjung ke Festival Ramadan juga bisa mengakses produk dan layanan Pegadaian utamanya produk tabungan emas dan cicil emas," paparnya.
Deputi Bisnis PT Pegadaian Kantor Area Surakarta, Nur Wachid menambahkan, Festival Ramadan yang digelar Kanwil XI Semarang di 6 lokasi di Jawa Tengah dan Yogyakarta merupakan rangkaian Festival Ramadan yang digelar serentak di 61 kantor area di seluruh Indonesia.
Dalam realisasinya, Kantor Area Surakarta menggandeng 15 UMKM baru yang nantinya mereka diproyeksikan menjadi UMKM binaan dan pasar baru bagi Pegadaian. Baik itu UMKM kuliner maupun fashion.
"Festival Ramadan ini juga bertujuan untuk memberikan fasilitas kepada para pelaku UMKM agar mereka mendapat benefid pada momen Ramadan ini karena mereka belum pernah mendapatkan akses masuk ke mal, sehingga pada kegiatan ini mereka bisa menjual produk di mal," tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pegadaian berperan aktif secara konsisten membantu pengembangan bisnis pelaku UMKM. Selain itu juga melaksanakan tanggung jawab sosial melalui literasi keuangan maupun santunan kepada anak yatim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI DIY mengirim enam personel ke Kabupaten Manggarai, NTT, untuk memberikan layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan promosi kesehatan.
DPRD Bantul siap dukung kebutuhan anggaran sarana PSEL guna atasi bom waktu persampahan. Pengolahan sampah ini diproyeksikan capai 1.000 ton per hari.
KPK menggeledah kantor Kementerian ATR/BPN di Jakarta Selatan terkait kasus suap SHGB Summarecon Bogor. Tiga koper barang bukti diangkut penyidik.
Data center AWS di Bahrain dan UEA rusak diserang drone serta rudal Iran. Data pelanggan hilang permanen dan proses pemulihan butuh waktu lama.
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid soroti mafia tanah yang sulit diberantas lewat kelakar "sampai kiamat kurang dua hari". Ini klarifikasi kementerian.
Puluhan siswa dua sekolah di Temon Kulonprogo diduga keracunan makanan program MBG. Dinkes lakukan investigasi dan kirim sampel ke lab.