81 Pesawat dan Helikopter Akan Meriahkan Peringatan HUT ke-81 RI
Gladi kotor HUT ke-81 RI digelar di Istana Merdeka. Sebanyak 81 pesawat dan helikopter mengikuti latihan demo udara.
Sejumlah akademisi di sela-sela pertemuan kerja sama dalam pengembangan desa digital. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah yayasan nonpemerintah Ghra Sembada Insani (GSI) menggandeng Universitas Amikom Yogyakarta mengembangkan desa kreatif digital berbasis teknologi informasi melalui program membangun Indonesia dari Desa (MIDD). Program ini dikembangkan di wilayah DIY dan secara umum Indonesia.
Yayasan ini memiliki komitmen dalam pengembangan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor pertanian, perikanan, UMKM dan pariwisata desa. Selain itu menjadi jembatan antara masyarakat desa dengan pemerintah, perguruan tinggi, lembaga keuangan dan pelaku usaha melalui konsep pentahelix.
BACA JUGA : Digital Branding Desa Wisata Bugisan Prambanan
"Program ini melanjutkan program yang sudah berjalan sebelum tahun 2020, merupakan agenda membangun Indonesia dari desa dengan ekonomi kreatitf," kata penggagas program Membangun Indonesia dari Desa, Profesor Gunawan Sumodiningrat, Rabu (28/2/2024).
Adapun komitmen kerja sama pengembangan desa digital telah diteken antara Yayasan GSI A. Iskandar Zulkarnain dengan Rektor Universitas Amikom Profesor M. Suyanto. "Impelemtansi MIDD dengan ekonomi kreatif fokus pada beberapa aplikasi yang saat ini sudah dimiliki Universitas Amikom. Terdiri atas ketahanan pangan iTani, Wisata Happy Tourism, Mobilitas, bengkel, dan HepiCar. Aplikasi teknologi informasi ini diharapkan dapat mengakselerasi pembangunan di desa-desa di Indonesia, khususnya DIY," kata A. Iskandar Zulkarnaik.
Selain tiga aplikasi yang diguanakan, pengembangan desa kreatif, juga mengedukasi masyarakat untuk untuk menabung melalui program Haji Muda. Merupakan gerakan menabung haji sejak dini, ketika masa tunggu yang panjang untuk melaksanakan ibadah haji, dapat merencanakan ibadah hajinya sejak usia muda. "Sehingga dapat berhaji di saat usianya masih produktif," ujarnya.
BACA JUGA : Pelaku Ekraf Desa Wisata Bugisan Ikuti Kegiatan Digital Transformation
Rektor Universitas Amikom Yogyakarta Profesor Suyanto menambahkan pengembangan ekonomi kreatif dan digital dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Langkah ini bisa dilakukan dengan menggandeng anak muda, sehingga mereka dapat mengembangkan potensi desa berbasis digital.
"Kami memiliki SDM unggul yang memiliki keahlian teknologi informasi dan memnguasai ekonomi kreatif. Para mahasiswa dan alumni dapat menjadi pendamping para petani dan usaha mikro kecil di desa-desa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gladi kotor HUT ke-81 RI digelar di Istana Merdeka. Sebanyak 81 pesawat dan helikopter mengikuti latihan demo udara.
Status desil bansos tiba-tiba naik meski kondisi ekonomi belum berubah? Ketahui penyebab kenaikan desil, dampaknya terhadap PKH dan BPNT, serta cara mengajukan
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun