MUI Luruskan Pemahaman Sri Mulyani Soal Pajak sama dengan Zakat
Majelis Ulama Indonesia (MUI) meluruskan pemahaman zakat atau wakaf yang disamakan dengan pajak oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Distribusi logistik pemilu ke Yalimo dari Bandar Udara Wamena, Papua. ANTARA/Marius Frisson Yewun/aa.
Harianjogja.com, JAKARTA—Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran bakal melaporkan kecurangan yang diduga dilakukan oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Malaysia kepada Bawaslu dan KPU.
Wakil Ketua Komandan Teritorial TKN Prabowo-Gibran, Fritz Edward Siregar mengatakan bahwa Bawaslu harus memerintahkan Panwaslu Malaysia untuk melakukan investigasi atas temuan TKN Prabowo-Gibran ihwal kecurangan yang diduga dilakukan oleh PPLN Malaysia.
BACA JUGA: Hasil Survei Roy Morgan Prabowo-Gibran Masih Ungguli Ganjar-Mahfud
Fritz menegaskan bahwa pihaknya akan mengirimkan surat kepada Bawaslu untuk segera menindaklanjuti temuan kecurangan pemilu di Malaysia. “Kita akan segera melaporkan kepada Bawaslu dan berharap Bawaslu bisa memberikan perintah untuk melakukan investigasi,” tuturnya di Jakarta, dikutip Jumat (2/2/2024).
Selain itu, menurut Fritz, pihaknya juga akan mengirimkan surat kepada KPU agar bisa segera menyelesaikan dan menyesuaikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) WNI di Malaysia. Fritz berharap agar DPT yang tidak sesuai itu tidak ada lagi di Malaysia saat pencoblosan tanggal 14 Februari 2024 nanti.
“KPU harus memastikan bahwa DPT yang ada saat ini sudah sesuai dengan kondisi masyarakat yang ada di Malaysia,” katanya.
Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menemukan adanya kecurangan yang diduga dilakukan oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Malaysia dan sempat viral di media sosial.
Wakil Ketua Komandan Teritorial TKN Prabowo-Gibran, Fritz Edward Siregar mengatakan bahwa kecurangan yang pertama yaitu ditemukan adanya 90 daftar pemilih tetap WNI di Malaysia yang sudah tidak lagi bekerja di Malaysia.
BACA JUGA: Dikabarkan Masuk Rumah Sakit, Prabowo Malah Joget Gemoy di Malang
Kedua, kata Fritz, ada upaya pencurian 3000 surat suara yang dikirimkan via pos dari Indonesia ke sebuah rumah di Malaysia yang hanya berjarak 100 meter dari PPLN Malaysia.
“Itu semua ada di dalam video berdurasi 1 menit 4 detik yang tergambar beberapa dugaan peristiwa kecurangan yang mungkin terjadi di Malaysia. Dugaan ini perlu dibuktikan dan perlu diverifikasi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Majelis Ulama Indonesia (MUI) meluruskan pemahaman zakat atau wakaf yang disamakan dengan pajak oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.