China Temukan Fosil Eukariota Multiseluler Berusia 1,63 Miliar Tahun, Diklaim Tertua di Dunia

Newswire
Newswire Sabtu, 27 Januari 2024 18:37 WIB
China Temukan Fosil Eukariota Multiseluler Berusia 1,63 Miliar Tahun, Diklaim Tertua di Dunia

Pengunjung mengamati fosil dinosaurus di Museum Nanjing di Provinsi Jiangsu, China timur, Selasa (17/5/2022). Antara/Xinhua/Su Yang/rwa.

Harianjogja.com, ANKARA—Media pemerintah China, Xinhua News melaporkan para arkeologi China menemukan fosil eukariota multiseluler tertua di Pegunungan Yanshan di China utara, Jumat (26/1/2024). Eukariota adalah organisme dengan sel yang memiliki nukleus dan organel bermembran lainnya. Sel eukariotik lebih kompleks dan ditemukan pada tumbuhan, hewan, jamur, dan protista

Sejumlah fosil eukariota multiseluler ditemukan berusia 1,63 miliar tahun lalu, menjadikannya rekor fosil tertua di dunia, demikian laporan Xinhua News.

Fosil yang baru ditemukan itu terdiri dari filamen besar uniseriat serta tidak bercabang dengan diameter sel hingga 190 mikrometer, menurut laporan itu.

Baca Juga

Fosil Ikan Pemakan Daging Zaman Dinosaurus Ditemukan di China

Tak Disangka, Fosil Berusia 66 Juta Tahun Ditemukan di Area Mal Bangkok

Fosil Gajah Purba Ditemukan di NTT, Usianya Ratusan Ribu Tahun

Menurut rincian yang diterbitkan di jurnal Science Advances pekan ini, mikrofosil yang terpelihara dengan baik dan dinamakan Qingshania magnifica itu ditemukan Pegunungan Yanshan di China utara.

Penemuan para peneliti Institut Geologi dan Paleontologi Nanjing di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China merupakan pencapaian lain karena sebelumnya pada 2016 mereka juga menemukan fosil eukariota multiseluler berukuran desimeter di wilayah tersebut, menurut kantor berita itu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online