SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Ganjar Pranowo - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Pegiat media sosial (medsos), Nadia Kristiana, lewat akun Youtube @GaspolTV menyorot program capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, untuk peningkatan keamanan internet dengan membentuk duta besar siber bagi Indonesia.
Hal tersebut merupakan salah satu strategi pasangan Ganjar-Mahfud dalam menangkal dan menangani serangan siber.
Dirinya bahkan menegaskan, bahwa pengamanan di kepolisian perlu ditingkatkan, apalagi institusi siber. Institusi tersebut juga harus dipimpin oleh jenderal bintang tiga. Bahkan, dia menegaskan Indonesia membutuhkan peran Duta Besar Siber.
BACA JUGA: Puan Sebut Kubu Ganjar-Mahfud Sudah Komunikasi dengan Anies-Cak Imin soal Pasca Coblosan
“Itu merupakan ide yang cemerlang. Ganjar sangat memahami persoalan, utamanya saat ini adalah kejahatan siber bahkan angkanya terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Padahal kita hidup di dunia digital maka pengamanan siber adalah prioritas yang mesti dilakukan,” katanya.
“Pencurian data pribadi misalnya, ini sangat mengkhawatirkan karena bisa digunakan untuk penipuan, pemerasan, atau bahkan doksing untuk mempermalukan korban,” imbuhnya.
Nadia juga mengatakan, gagasan Ganjar soal peningkatan pengamanan tersebut pun jelas adalah dengan penguatan Badan Siber dan Sandi Negara atau BSSN. Dirinya bahkan menawarkan duta besar siber untuk fokus terhadap sistem keamanan.
“Ganjar ini bukan hanya memahami persoalan, namun juga memberikan sentuhan vision dan yang terpenting dari semuanya itu masyarakat jadi aman, dan internet untuk belajar dan mengembangkan potensi diri,” katanya.
BACA JUGA: Sekjen PDIP Sebut Banyak Pj Kepala Daerah Dicopot karena Tak Dukung Capres 02
Nadia menegaskan, Indonesia nantinya harus mampu membaca arah perkembangan zaman dan segera menyiapkan respon dan mitigasi risiko. Karena hal itu, di tengah kemajuan teknologi dan terbukanya ancaman serangan digital saat ini, Indonesia nantinya harus punya pihak yang berkompeten untuk menangani hal tersebut.
Peran duta besar siber bisa menjadi penting sebagai bagian dari upaya meningkatkan kekuatan pertahanan dalam negeri. Juga sebagai langkah konkret untuk merespons perubahan dunia yang serbadigital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.
Tiongkok menjadi negara dengan gelar juara umum Asian Games terbanyak. Simak daftar gelar Tiongkok, Jepang, dan posisi terbaik Indonesia.
Peneliti UPN Veteran Yogyakarta mengembangkan model branding kopi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar global.
Cara mematikan download otomatis WhatsApp di Android dan iPhone agar foto, video, audio, serta dokumen tidak memenuhi memori HP
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui inisiatif keberlanjutan GoZero% kembali menghadirkan aksi lingkungan bersama masyarakat melalui GoZero%