Manajer Kopdes Ditempatkan di Luar Pulau, Menkop: Untuk Pemerataan SDM
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyoroti penggunaan alat antropometri atau alat ukur tubuh yang belum dipergunakan secara maksimal untuk mendeteksi dini potensi stunting.
"Sebaiknya alat-alat kesehatan yang sudah diberikan, segera dimanfaatkan. Jangan hanya disimpan, karena masyarakat perlu alat-alat itu," kata Menkes Budi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (7/1/2024).
Menkes mendapatkan sejumlah Puskesmas masih menggunakan alat antropometri tidak terstandar saat menyambangi sejumlah Puskesmas dalam lawatannya ke Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (6/1/2024).
Menkes menuturkan sejumlah Puskesmas masih menggunakan alat antropometri versi lama atau manual. Penggunaan alat ini dikhawatirkan tidak menunjukkan tinggi maupun berat badan yang sesungguhnya.
Oleh karena itu, ia meminta kepada Puskesmas di Kabupaten Tojo Una-Una agar tidak menyimpan perlengkapan antropometri yang telah diberikan pemerintah.
Baca Juga
Skrining Stunting Sejak Dini, Posyandu Sleman Dibekali Antroprometri Kit
Mahasiswa UGM Bikin Alat Deteksi Stunting Berbasis AI, Ini Detailnya
Pemkot Magelang Bagikan Antropometri Kit ke Seluruh Posyandu untuk Deteksi Dini Stunting
Ia menegaskan perlengkapan antropometri itu harus digunakan seoptimal mungkin untuk kegiatan deteksi dini potensi stunting pada anak.
Selain alat antropometri, Menkes juga meminta agar penggunaan dan pengelolaan peralatan ultrasonografi atau USG ditingkatkan. Sebab, alat yang digunakan untuk mengetahui perkembangan janin dalam kandungan itu tidak dapat beroperasi dengan baik di beberapa Puskesmas yang dikunjungi, lantaran kertas USG atau thermal paper tidak tersedia dan printer rusak.
"Saya minta kepada Dinas Kesehatan untuk segera dipenuhi dan diperbaiki, sehingga fungsinya bisa optimal lagi," ujarnya.
Selain peralatan pencegahan stunting, Menkes turut meminta puskesmas-puskesmas supaya memacu penggunaan alat hematoanalyzer secara efektif sebagai alat untuk membantu mendeteksi penyakit seperti kanker, talasemia, hepatitis, tuberkulosis (TBC), diabetes, dan berbagai penyakit lainnya secara otomatis.
Apabila alat skrining kesehatan tersebut dioptimalkan, dirinya optimistis berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit diabetes yang paling banyak diderita masyarakat di Kabupaten Tojo Una-Una, dapat dideteksi, dikontrol, dan diobati sejak dini di puskesmas, sehingga persentase kesembuhannya kian besar.
"Kalau pemeriksaan hematoanalyzer ini jalan, pemeriksaan darahnya jalan, maka rumah sakit tidak akan penuh," tutur Menkes Budi Gunadi Sadikin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Memorabilia Agnez Mo berupa dua wardrobe dari musik dan akting kini dipajang permanen di Hard Rock Hollywood, Los Angeles.
Klasemen Asian Games 2026 menempatkan Indonesia di posisi 15 dengan tiga emas, tujuh perak, dan 20 perunggu.
Honda dikabarkan menyiapkan SUV Rp160 jutaan untuk India. Mesin Horse Powertrain dan produksi 2028 masih dalam tahap evaluasi.
Tu-95 Rusia jatuh saat penerbangan latihan di Amur. Enam awak tewas, satu lainnya terluka dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Aldila/Christopher menang 6-1, 6-1 atas Nepal di Asian Games 2026. Rifqi Fitriadi juga melaju ke putaran ketiga.