Presiden Jokowi Kemungkinan Tidak Hadir di HUT PDIP, Ini Alasannya

Newswire
Newswire Jum'at, 05 Januari 2024 21:27 WIB
Presiden Jokowi Kemungkinan Tidak Hadir di HUT PDIP, Ini Alasannya

Presiden Joko Widodo - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo kemungkinan tidak akan menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan pekan depan, karena hendak melakukan lawatan ke luar negeri. Hal ini dijelaskan  Koordinator staf khusus presiden, Ari Dwipayana.

“Ada rencana memang ke beberapa negara ASEAN, tetapi kepastiannya nanti saya sampaikan lagi,” kata Ari ketika ditemui di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, pada Jumat (5/1/2024).

Ari pun mengatakan dirinya belum bisa memastikan apakah Jokowi sudah menerima undangan untuk menghadiri HUT ke-51 PDIP yang akan jatuh pada 10 Januari 2024. “Nanti saya cek dulu ya. Tetapi kalau ada kunjungan ke luar negeri mungkin tidak (hadir),” ujar dia.

Lebih lanjut dia menegaskan bahwa rencana kunjungan Jokowi ke luar negeri bukan untuk menghindari acara penting PDIP tersebut.

“Enggak (menghindar) lah pasti sudah ada rencana yang sudah diatur. Kita ucapkan selamat ulang tahun ya (untuk PDIP),” kata Ari.

BACA JUGA: Cek-cok, Warga Semanu Gunungkidul Bunuh Istri Motif Belum Jelas

Hubungan Jokowi dengan PDIP, partai politik yang membesarkan namanya, dikabarkan merenggang karena Pilpres 2024. PDIP mengusung Ganjar Pranowo, sosok yang selama ini didorong oleh Jokowi

Namun dalam perkembangannya, anak sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, diusung menjadi calon wakil presiden mendampingi calon presiden Prabowo Subianto, yang merupakan rival Ganjar.

Sejauh ini Jokowi tidak bersikap atas penunjukan Gibran sebagai cawapres, tetapi PDIP merespons keras pencalonan Gibran yang dinilai banyak pihak prosesnya sangat instan dan memicu polemik tentang dinasti politik.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online