BREAKING NEWS: Hari Pertama 2024, Jepang Diguncang Gempa M 7,6, Picu Peringatan Tsunami

Arief Junianto
Arief Junianto Senin, 01 Januari 2024 16:17 WIB
BREAKING NEWS: Hari Pertama 2024, Jepang Diguncang Gempa M 7,6, Picu Peringatan Tsunami

Jepang./JIBI

Harianjogja.com, JAKARTA—Gempa bumi besar dengan kekuatan Magnitudo 7,6 melanda Jepang pada Senin (1/1/2024). Gempa bumi ini memicu peringatan tsunami dan imbauan warga setempat untuk mengungsi.

Mengutip Reuters, Senin, laporan lembaga penyiaran publik NHK menyebutkan tsunami setinggi sekitar 1 meter melanda sebagian pantai di sepanjang Laut Jepang dengan gelombang yang lebih besar diperkirakan terjadi.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengungkap, gempa kali ini melanda wilayah Jepang tengah. Gempa kuat tersebut telah mendorong para pejabat Jepang untuk mengeluarkan peringatan tsunami dan mendesak orang-orang di daerah tersebut untuk pindah ke tempat yang lebih tinggi.

Sementara itu, Badan Meteorologi Jepang telah mengeluarkan peringatan tsunami untuk prefektur pesisir Ishikawa, Niigata dan Toyama. “Gelombang tsunami berbahaya setinggi hingga lima meter [16,5 kaki] mungkin terjadi di sepanjang pantai utara Jepang tengah dalam jarak 300 km [186 mil] dari pusat gempa berkekuatan M 7,5,” kata badan Meteorologi Jepang.

Adapun, dilansir dari AFP, Senin, peringatan dini tsunami ini memang muncul seusai gempa bumi. "Semua penduduk harus segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi," kata lembaga penyiaran nasional NHK.

Juru bicara pemerintah Yoshimasa Hayashi mengatakan dalam konferensi pers darurat bahwa pihak berwenang masih memeriksa tingkat kerusakan dan memperingatkan warga untuk bersiap menghadapi kemungkinan gempa lebih lanjut.

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Laporan NHK menyebutkan, Hokuriku Electric Power mengatakan pihaknya sedang memeriksa segala ketidakberesan di pembangkit listrik tenaga nuklirnya.

Sementara Juru bicara Kansai Electric Power mengatakan saat ini tidak ada kelainan pada pembangkit listrik tenaga nuklirnya namun perusahaan terus memantau situasinya dengan cermat.

Seperti diketahui, gempa bumi besar dan tsunami pernah melanda timur laut Jepang pada 11 Maret 2011, menghancurkan kota-kota dan memicu krisis nuklir di Fukushima.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online