BBM Subsidi Bakal Dibatasi, Begini Cara Cek Desil di DTSEN
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres. Dok/antara
Harianjogja.com, NEWYORK–Saat memperingati Hari Kesiapsiagaan Epidemi Internasional, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menekankan pentingnya kesiapsiagaan global dalam menghadapi pandemi di masa depan, dengan mengambil pelajaran dari krisis COVID-19.
"Ketika pandemi berikutnya tiba, kita harus bertindak lebih baik. Namun saat ini kita belum siap. Kita harus bersiap dan bertindak berdasarkan pelajaran dari COVID-19," ujar pejabat tinggi PBB tersebut dikutip, Kamis (28/12/2023).
BACA JUGA: Hore! Gunungkidul Selenggarakan Gebyar Pesta Kembang Api
"Kita harus meninggalkan bencana moral dan medis dari negara-negara kaya yang menimbun dan mengendalikan pasokan perawatan kesehatan pandemi, serta menjamin semua orang memiliki akses ke diagnosis, perawatan, dan vaksin," tegasnya, seraya menambahkan bahwa otoritas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan pembiayaannya juga harus diperkuat.
Dia menambahkan bahwa jalan ke depan bergantung pada kerja sama global. Dunia harus meningkatkan pengawasan terhadap virus, memperkuat sistem kesehatan, dan merealisasikan janji Cakupan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage), kata Guterres.
Sekjen PBB itu menjelaskan bahwa upaya-upaya tersebut telah mengalami kemajuan. Dia mengingatkan kembali bagaimana Konferensi Tingkat Tinggi tentang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Respons Pandemi, yang diadakan pada September lalu telah menghasilkan deklarasi politik yang kuat yang melengkapi negosiasi yang sedang berlangsung untuk mencapai kesepakatan pandemi.
BACA JUGA: Kampanye Harus Fokus pada Isu Tantangan Indonesia ke Depan
"Bersama-sama, mari kita petik pelajaran dari COVID-19, bersiap, serta membangun dunia yang lebih adil dan lebih sehat bagi semua," ujarnya.
Majelis Umum PBB menetapkan 27 Desember sebagai Hari Kesiapsiagaan Epidemi Internasional dalam resolusinya pada 7 Desember 2020.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.
Sleman menjadi lokasi piloting Perlinsos Digital. Sebanyak 76.315 KK telah terdaftar untuk mendukung penyaluran bansos tepat sasaran.
Upaya melestarikan bahasa dan aksara Jawa terus dilakukan di tengah perkembangan teknologi digital.
BSSN mengingatkan AI membuat serangan siber ke sektor keuangan makin otomatis, personal, dan sulit dibedakan dari komunikasi asli.
Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 tak lagi sekadar menjadi acara puncak HUT Kota Jogja. Perayaan yang memasuki tahun ke-10 itu dikemas menjadi WJNC Festiv
PSEL Piyungan diproyeksikan mengolah 1.000 ton sampah per hari. DIY menyiapkan pasokan dari Gunungkidul, Kulonprogo hingga Jateng.