Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto / Ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto membeberkan alasan calon wakil presiden Gibran Rakabuming Raka tidak menghadiri acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Partai Golkar. Gibran sengaja tidak hadir karena acara tersebut merupakan acara internal Golkar. Meskipun putra sulung Presiden Joko Widodo itu sudah diundang dan diisukan bakal "dikuningkan".
Namun, kata Airlangga, ia fokus pada perayaan ulang tahun Golkar. "Tadi ini acaranya HUT Golkar, jadi seperti tadi dilihat dari seluruh rundown-nya kita fokus HUT Golkar," kata Airlangga di kantor DPP Golkar, Jakarta, Senin (6/11/2023) malam.
BACA JUGA : Gibran Bantah Pernyataan Hasto Terkait Dirinya Dikuningkan Airlangga
Dia juga menyampaikan alasan lain ketidakhadiran Gibran karena capres-cawapres tidak mesti datang bersamaan. Apalagi, acara tersebut sudah dihadiri Prabowo Subianto dan Jokowi. "Kan sudah ada capres dan juga ada Pak Presiden, ini acara keluarga," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, dalam pidatonya di HUT Golkar, Jokowi mengatakan bahwa seharusnya pada pesta demokrasi seharusnya mengadu gagasan untuk kemajuan bangsa.
Namun, kata orang nomor satu di Indonesia itu saat ini kondisi politik di Tanah Air malah terjadi sebaliknya atau terlalu banyak drama. "Saya lihat akhir-akhir ini yang kita lihat adalah terlalu banyak dramanya, terlalu banyak drakor [drama Korea]-nya. Terlalu banyak sinetronnya. Mestinya kan pertarungan gagasan, pertarungan ide, bukan pertarungan perasaan," kata Jokowi, Senin (6/11/2023).
BACA JUGA : Golkar Bantah Akan Umumkan Gibran di Perayaan HUT ke-59
Jokowi tidak meneruskan pandangannya terkait kondisi politik saat ini karena dikhawatirkan takut disalahartikan. "Kalau yang terjadi pertarungan perasaan, repot semua kita. Tidak usah saya teruskan karena nanti ke mana-mana," kata Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.
Defisit APBN April 2026 turun ke Rp164,4 triliun, keseimbangan primer kembali surplus Rp28 triliun.