KPK Ungkap Dugaan Dana DSP BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar
KPK menduga dana pengadaan BNPB yang bersumber dari DSP mengalir ke perusahaan terafiliasi Bima Setiawan dan digunakan membeli saham senilai Rp30,98 miliar.
Polisi Periksa 3 Saksi di Kasus Pemerasan Pimpinan KPK, Termasuk Alex Tirta. Penyidik Polri masuk kediaman Firli di Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (26/10/2023). JIBI/Bisnis-Anshary Madya Sukma
Harianjogja.com, JAKARTA—Polda Metro Jaya akan memeriksa terhadap tiga orang saksi terkait kasus dugaan pemerasan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kementerian Pertanian (Kementan).
Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya, Ade Safri Simanjuntak mengatakan bahwa salah satu saksi yang diperiksa adalah Ketua Harian PBSI sekaligus bos Hotel Alexis, Alex Tirta. "Ada tiga orang saksi yang diperiksa, salah satunya Alex Tirta bakal diperiksa 13.00 WIB," kata Ade kepada wartawan, Rabu (1/10/2023).
Sebagaimana diketahui, Alex merupakan penyewa rumah No.46 di jalan Kertanegara, Jakarta Selatan yang terkait dengan Ketua KPK Firli Bahuri.
Rumah tersebut juga sempat dilakukan penggeledahan dalam perkara ini. Selain Alex, tim penyidik Polda Metro Jaya bakal melakukan pemeriksaan terhadap eks aide-de-camp atau ajudan dari Menteri Pertanian (Mentan) RI. "Eks adc Mentan RI dan 1 saksi lainnya," tambahnya.
Sebagai informasi, dalam tahap penyidikan kasus pemerasan ini, pihak Polda Metro Jaya telah melakukan pemeriksaan terhadap puluhan saksi.
Sejumlah saksi tersebut diminta keterangan di ruang penyidik subdit Tipikor Direskrimsus Polda Metro Jaya. Mereka di antaranya, Polda Metro telah melakukan pemeriksaan terhadap Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar, dan ajudan Firli Bahuri, Kevin Egananta.
BACA JUGA: 8 Orang Diperiksa sebagai Saksi untuk Perkara Pemerasan Pimpinan KPK
Selain itu, Direktur Dumas KPK Tomi Murtomo, saksi ahli mantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang,Mochammad Jasin hingga Ketua KPK Firli Bahuri. Terbaru, eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan eks Direktur Alat dan Mesin Kementan RI Muhammad Hatta baru diperiksa oleh tim penyidik gabungan kepolisian pada Selasa (31/10/2023).
Syahrul disebut diperiksa selama hampir 4 jam seputar pertemuannya dengan Firli hingga penyerahan uang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Penulis :
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
KPK menduga dana pengadaan BNPB yang bersumber dari DSP mengalir ke perusahaan terafiliasi Bima Setiawan dan digunakan membeli saham senilai Rp30,98 miliar.
Pemkab Aceh Barat menyiapkan 10.000 masker untuk mengantisipasi kabut asap kiriman. Aktivitas masyarakat dan sekolah masih normal.
Ribuan warga Portugal berunjuk rasa menuntut kenaikan upah, perbaikan pensiun, layanan publik, dan perumahan dengan harga terjangkau.
DLH Gunungkidul menghentikan program pakan monyet ekor panjang pada 2027 karena dinilai tak efektif mencegah konflik dengan warga.
DJP mencatat 5.600 wajib pajak masuk cakupan pajak minimum global dengan tarif 15%. Pemerintah menghadapi tantangan penerimaan dan daya saing investasi.
BGN menginvestigasi dugaan penganiayaan di KPPG Bogor dan menyiapkan sidang etik kepegawaian terhadap terduga pelaku berinisial GD.