Angin Kencang Terjang Klaten, Tower Seluler Roboh dan Ganggu Listrik
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Kekerasan jalanan atau klitih. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Polisi menangkap anggota geng yang membacok warga hingga luka berat pada Minggu (22/10/2023) sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Pekapuran RT/RW 09/06, Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat.
“Tersangka berinisial MF, 20, dan MRN, 20. Kedua orang ini tergabung dalam kelompok geng yang berasal dari wilayah Jakarta Utara. Mereka sengaja konvoi memakai sepeda motor membawa senjata tajam di wilayah hukum Polsek Tambora untuk mencari lawan," kata Kapolsek Tambora, Kompol Putra Pratama saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (31/10/2023).
Para pelaku, kata Putra, melakukan konvoi menggunakan empat unit motor dengan membawa senjata tajam jenis celurit pada Minggu dini hari WIB. "Saat tiba di TKP, rombongan ini melakukan penyerangan terhadap warga menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan luka berat pada bagian kepala dan jari," kata Putra.
Adapun, korban adalah dua orang karyawan berinisial HRH, 17, dan NUG, 20.
Putra mengatakan penangkapan para pelaku dilakukan pada Senin (30/10) pada jam yang berbeda. Pelaku MF, kata Putra, ditangkap sekitar pukul 17.41 WIB di Gang Kancil RT/RW 05/06, Keagungan, Taman Sari, Jakarta Barat. "[Pelaku MRN] ditangkap di Jalan Teluk Intan, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara," kata Putra.
Hingga kini, enam orang pelaku lainnya masih diburu Polsek Tambora. "Lainnya masih dikejar Unit Reskrim," kata Putra.
BACA JUGA: Berniat Tawuran, 25 Geng Remaja Diringkus Polisi
Atas perbuatannya, para pelaku disangkakan dengan Pasal 351 tentang penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka berat dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara.
Putra meminta masyarakat untuk segera melaporkan ke pihaknya jika menemukan rombongan konvoi yang meresahkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.