Cara Ubah Data Desil DTSEN agar Berpeluang Dapat Bansos Juli 2026
Data desil DTSEN memengaruhi penerima bansos Juli 2026. Simak pengertian desil, pembagiannya, dan cara mengajukan perubahan data.
Ilustrasi politik (Freepik)
Harianjogja.com, SOLO—Isu tentang Politik Dinasti di Indonesia menjadi pembahasan media asing.
Media SCMP secara khusus membahas tentang isu Politik Dinasti di Indonesia. Portal tersebut menyertakan berbagai pendapat ahli. "Keputusan kontroversial tersebut dipandang oleh para ahli dan pengamat hukum sebagai tindakan yang tidak demokratis, dan para pengkritik presiden mengatakan keputusan tersebut menunjukkan Widodo sedang berusaha membangun dinasti politiknya sendiri setelah ia keluar dari jabatannya," tulis SCMP. Seperti diketahui, MK awalnya menolak petisi untuk menurunkan usia minimum menjadi 35 tahun dari 40 tahun.
Baca Juga: Skenario Dinasti Politik Prabowo-Gibran Menguat, GM: Saya Merasa Sedih
Namun secara tidak terduga, pengadilan memutuskan mereka mendukung pembukaan pemilihan umum bagi kandidat berusia di bawah 40 tahun yang pernah menjabat sebagai “pemimpin daerah” pada sesi sore hari. Keputusan ini memungkinkan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, mendaftar sebagai Capres atau Cawapres pada Pilpres 2024 mendatang.
Apalagi Gibran, selama berbulan-bulan terakhir disebut-sebut sebagai pilihan populer sebagai cawapres calon presiden Prabowo Subianto Situs tersebut kemudian menyoroti ketua MK yang ternyata adik ipar Jokowi. Hubungan keduanya membuat beberapa ahli menyebut hal ini sebagai Politik Dinasti.
“Keputusan ini benar-benar menunjukkan betapa buruknya demokrasi di Indonesia. Selalu ada cara bagi elit penguasa untuk mengabaikan undang-undang demi kepentingan mereka," kata Wasisto Raharjo Jati, analis politik Badan Riset dan Inovasi Nasional yang berbasis di Jakarta.
Baca Juga: Jokowi Diingatkan Agar Tidak Tergelincir dalam Politik Dinasti
Bukan hanya Wasisto, Yoes C. Kenawas yang merupakan peneliti dari Universitas Katolik Atma Jaya, menyebut keputusan pengadilan tersebut sebagai “plot twist”. “Pedoman dinasti masih ada. Ini pertama kalinya dalam sejarah Indonesia kita bisa melihat anggota keluarga dari presiden yang sedang menjabat mencalonkan diri pada pemilu berikutnya,” kata Yoes seperti dilansir dari SCMP.
Selain Gibran, SCMP juga menyoroti putra bungsu Widodo, Kaesang Pangarep yang baru-baru ini diangkat menjadi ketua Partai Solidaritas Indonesia dan menantu Widodo, Bobby Nasution, menjabat sebagai walikota di kota Medan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Data desil DTSEN memengaruhi penerima bansos Juli 2026. Simak pengertian desil, pembagiannya, dan cara mengajukan perubahan data.
Polda Jatim mengungkap 178 kasus kejahatan jalanan selama Juli 2026 dan mengamankan 206 tersangka di seluruh wilayah Jawa Timur.
Pemkot Jogja memastikan pembayaran gaji ASN dan PPPK hingga akhir 2026 aman dengan dukungan DAU dan PAD yang melampaui target.
KPK melimpahkan berkas dakwaan Yaqut Cholil Qoumas ke PN Jakarta Pusat. Sidang kasus dugaan korupsi kuota haji kini menunggu jadwal.
Pemerintah menggelar HUT ke-81 RI di Jakarta dan IKN serta mengundang seluruh tokoh bangsa menghadiri upacara 17 Agustus 2026.
Turkiye menargetkan jalur alternatif Selat Hormuz melalui Irak selesai dalam tiga tahun untuk memperkuat perdagangan menuju Eropa.