Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.211,8 Triliun per Juli 2026, Ini Rinciannya
Utang luar negeri Indonesia mencapai Rp8.211,8 triliun per Juli 2026, naik 4,9% YoY. ULN publik naik, sedangkan swasta terkontraksi.
Ganjar Pranowo dan Pabowo Subianto - ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Survei terbaru dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan elektabilitas Prabowo Subianto unggul cukup jauh dari Ganjar Pranowo. Survei itu merupakan simulasi head to head atau satu lawan satu pemilihan presiden.
Dalam simulasi itu, responden ditanya siapa yang akan dipilih apabila pemilihan presiden diikuti oleh Prabowo dan Ganjar.
Hasilnya, Prabowo mendapat 45,7% suara sementara Ganjar 34,4% suara. Artinya Prabowo unggul hingga 11,3% dari Ganjar.
Menurut Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan, selisih 11,3% ini merupakan cukup signifikan dibanding survei LSI Agustus lalu, yang mana Prabowo ungguli Ganjar hanya di kisaran 5%.
Dia menerangkan, ada pola perpindahan dari tiga nama kandidat menjadi dua kandidat capres, terutama apabila memasuki putaran dua. “Kalau yang bertarung Prabowo Subianto vs Ganjar Pranowo yaitu lebih banyak basis Ganjar pindah ke Prabowo 51,5 persen sementara yang pindah ke Anies 14,2 persen. Belum menentukan pilihan 34,4 persen,” jelas Djayadi dalam keterangannya, Jumat (6/10/2023).
BACA JUGA: Hasil Survei: Perilaku Pemilih Kaum Muda Idealis
Sementara itu, dalam head to head antara Prabowo melawan Anies Baswedan semakin tampak selisihnya. Prabowo mendapat 50,2% suara sementara Anies hanya 26%. Prabowo unggul 24,2% dari Anies.
Sedangkan jika head to head Ganjar melawan Anies maka si mantan gubernur Jawa Tengah mendapatkan 47,6 persen suara sementara si mantan gubernur DKI Jakarta memperoleh 33,1% suara. Ganjar unggul 14,4% dari Anies.
Lebih lanjut, dalam simulasi tiga nama tertutup, Prabowo yang ada di peringkat teratas (34%), diikuti Ganjar (30,4%), dan Anies (22%). Sementara, ada 13,6% responden yang tidak tahu atau tak jawab.
Survei LSI ini diselenggarakan pada 18–20 September 2023 dengan jumlah 1206 responden yang tersebar di seluruh Indonesia. Wawancara responden lewat telepon dan dipilih menggunakan teknik random digit dialing, dengan margin of error kurang lebih 2,9%.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Utang luar negeri Indonesia mencapai Rp8.211,8 triliun per Juli 2026, naik 4,9% YoY. ULN publik naik, sedangkan swasta terkontraksi.
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dan 32 provinsi menyerap 97.000 tenaga kerja lokal dengan daya tampung 122.000 siswa.
Pieter Huistra mengaku telah menganalisis kekuatan dan kelemahan Borneo FC jelang laga PSS Sleman pada pekan ketujuh Super League.
BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat di utara DIY hingga 29 Oktober 2026. BPBD menyiapkan pemetaan wilayah rawan bencana.
Dinkop UKM DIY menggandeng tour leader untuk meningkatkan kunjungan Teras Malioboro Ketandan melalui insentif, event, dan wisata budaya Pecinan.
Eko Suwanto mendorong integrasi APBD se-DIY untuk menekan kemiskinan, mengatasi pengangguran, dan memperluas lapangan kerja.