Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Ganjar Pranonowo dalam acara Mata Najwa di Kampus UGM, Selasa (19/9/2023). - Harian Jogja/ist
Harianjogja.com, SOLO—Pegiat media sosial (medsos) yang juga pendukung garis keras Joko Widodo (Jokowi), Septian Raharjo menanggapi cuitan juru bicara (jubir) Partai Garuda, Teddy Gusnaidi yang menuding para pendukung Ganjar marah dan kesal karena Jokowi terang-terangan berpihak ke Prabowo.
Melalui akun twitternya @TeddGus, Gusnaidi bahkan membuat narasi yang memprovokasi dengan menyebut pendukung Ganjar tak punya nyali untuk menyalahkan, apalagi berhadap-hadapan dengan Jokowi.
” Sebenarnya mereka marah dan kesal, kenapa Jokowi terang-terangan berpihak ke Prabowo, tapi mereka tidak punya nyali untuk menyalahkan apalagi berhadap-hadapan dengan Jokowi,” tulis Gusnaidi dikutip Senin (25/9/2023).
BACA JUGA: Nama Alam Ganjar Banyak Dicari Warganet, Berikut Biodatanya
Menanggapi pernyataan tersebut, Septian Raharjo yang mendukung Jokowi sejak pilkada Wali Kota Solo, menyatakan sikap tegasnya soal Ganjar Pranowo. Pria yang akrab disapa Gus Raharjo ini menyebut, memilih Ganjar adalah sikap, bukan karena mengikut arah telunjuk siapa pun.
"Ganjar Adalah Ganjar bukan atau penyebab saya mendukung Ganjar karena Jokowi," pernyataan Septian dalam akun Twitter pribadinya yang bercentang biru @Gus_Raharjo, yang memiliki lebih dari 65,4 ribu follower.
Gus Raharjo menegaskan bahwa ia tidak mempermasalahkan perubahan pandangan politik keluarga Jokowi. Bahkan, jika benar Jokowi dan keluarganya mendukung Prabowo, dia berharap segera menyatakan secara terbuka.
"Saya berharap ini terjadi dengan sungguh-sungguh dan berharap Pak Jokowi, Gibran, Kaesang, dan mantunya mendukung Prabowo secara terbuka,” tulis Gus Raharjo melalui akun Twitternya.
Meski, seumpama nanti Jokowi akan mendukung Prabowo, sebagai pendukung Jokowi, ia merasa masih memiliki tanggung jawab untuk mengawal sang Presiden hingga rampung masa jabatan pada Oktober 2024.
"Sebagai Pendukung Garis Keras Pak @Jokowi 5 periode, saya pribadi tidak ada masalah. Tugas yang belum diselesaikan akan tetap kita tunaikan, yaitu mengawal Jokowi sampai Oktober 2024 agar legacy yang sudah dibangun selama ini bisa diamanatkan dengan baik," Tulisnya.
BACA JUGA: Ganjar Pranowo Idola Kaum Muda, Dorong Muda Bangga Punya Karya
Namun, dia menegaskan sikapnya dalam kontestasi Pilpres 2024. Dia akan all out mendukung dan berjuang untuk memenangkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden Indonesia. Sebab, baginya jelas, mendukung Ganjar adalah sikap, bukan karena arahan atau bukan karena orang lain.
Ia kembali menegaskan, bahwa dukungannya kepada Ganjar Pranowo karena keyakinannya kepada integritas dan moralitas politikus berambut putih itu. Gus Raharjo menegaskan, dia mendukung Ganjar bukan karena kepentingan pribadi, namun demi masa depan Indonesia yang lebih baik.
“Ganjar Adalah Ganjar bukan atau penyebab saya mendukung Ganjar karena Jokowi . Saya mendukung Jokowi juga tanpa sebab orang lain . Hal itu akan saya terapkan Pada pilihan untuk mendukung Pak @ganjarpranowo tanpa harus menunggu aragan apalagi telunjuk siapapun . Karena saya Bukan budak peliharaan Yang bisa senyum kalo mendapat yang basah . Sikap .!!.” tulisnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Penyaluran bantuan air bersih dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) di Dusun Klayu, Gude 1, dan Gude 2, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungki
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.