Kasus ISPA Tembus 151.000, Kemenkes Kerahkan 1.898 Nakes
Kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla tembus 151.000. Kemenkes mengerahkan 1.898 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, di Kantor Kemenparekraf, Jakarta Pusat, Selasa (4/7/2023)./BISNIS-Ni Luh Anggela
Harianjogja.com, JAKARTA–Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Nasional Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Salahuddin Uno turut merespons pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Pernyataan tersebut mengatakan terdapat menteri dari jajaran kabinet Indonesia Maju yang intens melakukan lobi ke partainya untuk membentuk poros baru dengan PPP dan PKS.
Sandiaga pun menyebut bahwa dirinya belum mendengar pernyataan SBY secara utuh, tetapi hanya sempat melihat siaran langsung tersebut hingga menit ke-20 dari total 55 menit video yang ada, lantaran ada tugas yang harus dilakukan.
Meski begitu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) itu pun mengamini memang sempat berkomunikasi dengan Partai Demokrat. Namun, dia mengatakan belum ada kelanjutan atas komunikasi yang dijalinnya tersebut.
"Saya sudah sampaikan bahwa secara terbuka kepada temen-temen pers bahwa kita membangun negeri ini harus bersama-sama, dan kita berencana untuk berbicara dengan partai-partai lain termasuk Demokrat, Mas AHY dan juga beberapa partai lainnya yang memang sudah sempat berhubungan tapi belum ada follow upnya," katanya di Gedung Sasono Adiguno Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jumat (1/9/2023) malam.
BACA JUGA:NasDem & PKB Deklarasi Duet Anies-Cak Imin Sabtu 2 September 2023
Lebih lanjut, Sandiaga tak menampik bahwa langkah selanjutnya partainya memang berencana berkomunikasi dengan parpol-parpol lain untuk berjuang bersama PDIP, khususnya dalam mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres).
Dia menyebut dalam membangun narasi komunikasi politik, PPP dalam beberapa minggu ke depan akan mencoba membuka hubungan dalam bingkai kerja sama politik bersama parpol lainnya.
“Kami sudah menetapkan calon presidennya Ganjar Pranowo. Namun, kami juga ingin mengajak pihak-pihak lain ikut berjuang bersama," pungkas Sandiaga.
Sekadar informasi, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyoroti adanya menteri dari jajaran kabinet Presiden Jokowi yang intens melakukan lobi. Menteri tersebut mengajak Demokrat yang dipimpin AHY membentuk koalisi baru.
"Kita juga tahu, seorang menteri, menteri masih aktif dari kabinet kerja Presiden Jokowi, secara intensif melakukan lobi, termasuk kepada Partai Demokrat dengan mengajak membentuk koalisi yang baru. Koalisi Demokrat, PKS, dan PPP," kata SBY di Cikeas, Jawa Barat, Jumat (1/9/2023).
Bahkan SBY mengaku mendengar inisiatif menteri tersebut untuk mengajak Demokrat telah diketahui oleh Pak Lurah.
"Yang bersangkutan mengatakan, yang disampaikan itu, inisiatif ini, sudah sepengetahuan Pak Lurah. Kata-kata sang menteri, bukan kata-kata saya, dari yang bersangkutan," tandas SBY.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla tembus 151.000. Kemenkes mengerahkan 1.898 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.