Bupati Pemalang Peras ASN dan Swasta demi Urus Perkara di KPK
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Prabowo Subianto - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Bakal calon presiden (capres) dari Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto diminta mendorong kedaulatan pangan. Hal ini diutarakan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.
“Kami meminta kepada capres kita tidak ada tawar-menawar mengenai kedaulatan pangan,” kata Zulkifli Hasan dalam sambutannya pada acara peringatan HUT ke-25 PAN, di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (28/8/2023) malam.
Zulhas menyebut pihaknya mendukung keinginan Prabowo untuk memedulikan pangan, dan PAN ingin sosok presiden membawa Indonesia berdaulat di bidang tersebut.
“Pangan, Pak [Prabowo Subianto], yang selama ini Pak Prabowo gemborkan-gemborkan untuk pangan. Kami mendukung penuh. Kita ingin presiden memimpin langsung agar Indonesia berdaulat di dalam pangan,” katanya.
Oleh karena itu, kata Zulhas, pupuk gratis dan memberdayakan pertanian di dalam negeri adalah suatu keniscayaan.
“Maka pupuk gratis suatu keniscayaan, membeli harga harga pertanian dengan harga menguntungkan suatu keniscayaan. Dan itulah yang kita minta dari capres kita agar kita berdaulat di bidang pangan,” kata Ketua Umum PAN.
Dalam kesempatan itu Zulhas kemudian menanyakan kader PAN perihal sepakat atau tidaknya mereka dalam serius dalam isu pangan tersebut. “Setuju?” tanya Zulhas. “Setuju,” sorak kader PAN.
Dalam acara tersebut itu, para ketua umum partai, terutama yang tergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) turut hadir, antara lain Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus bakal calon presiden Prabowo Subianto, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra.
Pada kesempatan itu, Prabowo Subianto juga mengumumkan nama baru koalisi yang semula KKIR menjadi Koalisi Indonesia Maju (KIM). Prabowo mengumumkan nama Koalisi Indonesia Maju itu setelah berembuk bersama ketua-ketua partai anggota koalisi, pada rangkaian peringatan HUT Ke-25 PAN di Jakarta, Senin (28/8) malam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Dinsos Bantul menargetkan setiap pendamping PKH meluluskan 24 KPM dari bansos pada 2026 untuk mempercepat pengentasan kemiskinan.
Belanja gaji pegawai Pemkab Sleman 2027 turun menjadi Rp787,97 miliar. BKAD mewaspadai TPP terdampak jika target PAD tidak tercapai.
Pemerintah memastikan pemisahan anggaran BGN dari fungsi pendidikan mulai diterapkan pada penyusunan APBN 2028 sesuai putusan MK.
Balita menjadi kelompok paling rentan TBC di Kota Jogja. Hingga 23 Juli 2026 tercatat 174 anak terdiagnosis tuberkulosis.
IHSG ditutup naik 0,80 persen ke level 6.236,13 pada Jumat, didorong sentimen positif dari bursa Asia, AS, China, dan faktor domestik.