Bupati Pemalang Peras ASN dan Swasta demi Urus Perkara di KPK
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Erick Thohir - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Nama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir semakin menguat sebagai calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo berdasarkan sejumlah hasil survei.
"Ya, saya rasa Alhamdulillah. Kan berarti beberapa survei katanya di sebelah kiri bagus, sebelah kanan bagus," ujar Erick, Rabu (17/8/2023).
Komen ini juga sekaligus menanggapi pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Said Abdullah bahwa dirinya masuk bursa bakal cawapres untuk mendampingi bakal capres PDIP Ganjar Pranowo.
Meski begitu, Erick menilai siapa pun bakal capres dan cawapres yang akan memimpin Indonesia diharapkan dapat melanjutkan pembangunan era Presiden Jokowi.
"Satu, saya tegak lurus dengan bapak presiden. Artinya apa, koalisi yang terbentuk itu bener-bener akan melanjutkan program bapak presiden atau tidak," ujarnya.
BACA JUGA: Kantor Presiden dan Empat Gedung Kemenko di IKN Selesai 2024
Apabila dipercayakan sebagai cawapres, kata Erick, dirinya ingin memiliki perasaan saling terhubung yang terbangun di antara dua orang (chemistry), dan ditopang oleh tim yang solid.
Tidak hanya itu, dia juga tak ingin memangku kekuasaan yang justru tidak meningkatkan kesejahteraan rakyat, sebab saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah bagus, akan tetapi kesenjangan ekonomi dan sosial masih harus diperhatikan.
Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Said Abdullah menyebut pihaknya tetap mempertimbangkan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai cawapres untuk mendampingi bakal capres Ganjar Pranowo.
Said menjelaskan bahwa pertimbangan Erick Thohir menjadi cawapres bagi Ganjar Pranowo bukan didasarkan pada partai pengusungnya, melainkan potensi yang dimiliki.
Ia pun menegaskan PDIP dan partai pengusung Ganjar Pranowo tetap mempertimbangkan Erick Thohir, terlepas dari bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
Tanggal 31 Juli diperingati sebagai Hari Penjaga Hutan Sedunia, Hari Apresiasi Penjaga Pantai, hingga ulang tahun Harry Potter. Simak daftar lengkapnya.