Trans Jateng Buka Koridor Gelangmanggung, Operasi Mulai 2027
Pemprov Jateng menyiapkan koridor baru Trans Jateng Gelangmanggung pada 2027 yang menghubungkan Temanggung, Kota Magelang, dan Kabupaten Magelang.
Puluhan anggota Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Desa se-Kabupaten Sleman, Suryo Ndadari, saat mendatangi Kantor DPRD Sleman, Senin (29/10/2018)./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SOLO—Jabatan kepala desa dan lurah sering dianggap sama, padahal berbeda. Kepala desa menjabat sebagai pemimpin desa. Sedangkan lurah adalah perangkat pemerintah kota atau kabupaten yang bertugas di wilayah kelurahan.
BACA JUGA: Lurah Caturtunggal Tersangka Mafia Tanah Kas Desa
Perbedaan kepala desa dan lurah di antaranya pada status kepegawaian. Kepala desa serta stafnya tidak berstatus sebagai pegawai negeri, umumnya bekerja secara swadaya. Sedangkan lurah jamaknya adalah pegawai negeri.
Kendati begitu, keduanya, boleh dikatakan berada dalam satu level, namun kepala desa dan lurah memiliki perbedaan yang mencolok, salah satunya adalah pada otonomnya.
Melansir Antara, dalam sebuah kesempatan, Kamis (13/4/2023), Kasi Pengembangan Kapasitas Masyarakat DPMPD Kaltim Helvin Syahruddin, menjelaskan desa memiliki kewenangan otonom yang disebut dengan otonomi desa, sedangkan kelurahan tidak memiliki kewenangan otonom
Perbedaan lain antara desa dan kelurahan adalah, desa merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki kewenangan mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat berdasarkan asal usul dan adat istiadat, sedangkan kelurahan bukan kesatuan masyarakat hukum.
Perbedaan lainnya adalah desa memiliki tiga kewenangan, yakni kewenangan mengatur dalam bentuk peraturan desa, kewenangan mengurus dalam bentuk pembuatan peraturan kepala desa.
Kemudian kewenangan secara administratif dalam bentuk pembuatan keputusan kepala desa, sedangkan kelurahan tidak memiliki kewenangan mengatur dan kewenangan mengurus.
Ini karena lurah memperoleh pelimpahan tugas dari bupati atau wali kota, sehingga tugas lurah adalah pelaksanaan kegiatan, pemberdayaan masyarakat, pelayanan masyarakat, penyelenggaraan keamanan dan ketertiban, pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum.
Kemudian, Peraturan perundang-undangan yang memuat ketentuan terkait jabatan kepala desa adalah UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Sementara itu, beleid yang mendasari jabatan lurah terdapat dalam UU Pemerintahan Daerah atau UU Nomor 23 tahun 2014.
Detail penjabaran ketentuan terkait jabatan lurah dalam UU Pemerintahan Daerah (UU Pemda) ada di dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan.
Berdasarkan UU Desa, kepala desa merupakan jenis jabatan politik karena menggunakan mekanisme pemilihan dan dipilih langsung oleh warga desanya melalui Pilkades.
UU Desa mengatur masa kerja atau jabatan kepala desa adalah 6 tahun per periode. Seorang kepala desa hanya bisa dipilih untuk maksimal 3 periode atau paling lama 18 tahun.
Selama bertugas, kepala desa menerima gaji yang bersumber dari APBdes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) yang diambil dari ADD (Alokasi Dana Desa).
Berbeda dari kepala desa, lurah tidak dipilih melainkan ditunjuk. UU Pemerintahan Daerah memuat ketentuan bahwa lurah adalah perangkat kecamatan sehingga bertanggung jawab kepada camat.
Lurah diangkat oleh bupati/wali kota atas usul sekretaris daerah. Pejabat yang memegang jabatan lurah adalah pegawai negeri sipil (PNS) yang memenuhi persyaratan.
Sehingga, masa jabatan lurah bergantung pada statusnya sebaga PNS dan keputusan kepala daerah (bupati atau wali kota) yang berwenang di atasnya. Artinya, lurah merupakan jenis jabatan administratif bukan politik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Pemprov Jateng menyiapkan koridor baru Trans Jateng Gelangmanggung pada 2027 yang menghubungkan Temanggung, Kota Magelang, dan Kabupaten Magelang.
Instalasi Sunflower Angel di Candi Prambanan viral, hadirkan wisata estetik dan pengalaman seni unik yang diserbu ribuan pengunjung.
BI DIY dan TPID luncurkan MRANTASI PKK 2026 untuk tekan inflasi lewat budidaya cabai dan ketahanan pangan rumah tangga.
Menag dorong kurikulum ekoteologi di pesantren untuk bangun kesadaran cinta alam, manusia, dan Tuhan secara utuh.
Pemerintah siapkan digital single ID berbasis AI untuk bansos lebih tepat sasaran dan kurangi kebocoran anggaran.
Kasus pesta di kelab malam Karawang, 3 tersangka ditetapkan. Pemprov Jabar siapkan pembinaan bagi pelajar yang terlibat.