Komet Langka Muncul di 2026, Hanya Sekali Seumur Hidup
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Tim pencari kapal wisata titanic yang menangis/
Harianjogja.com, JAKARTA—Edward Cassano, CEO Pelagic Research Services sebagai tim pencari Kapal Selam Wisata Titanic, menuturkan kronologi pencarian kapal wisata yang menewaskan lima orang tersebut.
Cassano tampak menahan air mata saat dia menjelaskan operasi tersebut secara mendetail hingga menemukan puing-puing dari kapal di dasar laut.
Dia mengatakan operator Titan, OceanGate, menghubungi mereka pada 18 Juni meminta untuk menggunakan kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh (ROV) Odysseus 6K di laut dalam dan 'segera mulai menyusun tim' pencarian.
Cassano mengatakan mereka mulai menuju ke tempat kejadian keesokan harinya.
Mereka bergabung dengan operasi pencarian besar yang sedang berlangsung dalam waktu 24 jam dan segera meluncurkan ROV, yang memakan waktu 90 menit untuk mencapai dasar Atlantik Utara.
Cassano mengatakan kru kamera butuh satu setengah jam untuk menyelam, mengambil reruntuhan, dan membawanya kembali.
Cassano juga menceritakan penjaga Pantai AS yang memegang komando menghubungi keluarga korban setelah mereka menemukan puing-puing.
"Dari 22 Juni - 27 Juni, kami menggunakan kemampuan kami untuk memindahkan semua objek yang ada," ujarnya dilansir dari Metro.co.uk.
'Tidak lama setelah tiba di dasar laut, kami menemukan puing-puing kapal selam Titan. Tentu saja, kami terus mendokumentasikan situs tersebut, dan pada pukul 12, sayangnya, penyelamatan berubah menjadi pemulihan.’ paparnya.
Berhenti sejenak sambil menahan tangis, dia menambahkan momen tersebut sangat emosional.
"Semuanya berlangsung penuh emosi. Orang-orang lelah.’ tambahnya.
Cassano juga sempat mengungkapkan alasan akhirnya kapal itu meledak, karena mereka mendorongnya melebihi tingkat kedalamannya.
Dan juga menyampaikan saran agar industri dapat belajar dari tragedi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Iran mengklaim menyerang pusat data Amazon di Bahrain sebagai balasan atas serangan AS ke Darkhovin. Ketegangan kedua negara kembali meningkat.
Psikolog UI mengingatkan perubahan perilaku anak dapat menjadi tanda ancaman digital. Orang tua perlu peka dan membangun komunikasi yang aman.
PAD wisata Gunungkidul melampaui target pada semester I 2026. Pemda fokus membenahi retribusi, akses jalan, dan pelayanan wisata.
Sebanyak 195.000 pekerja di Sleman terlindungi BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2026. Pemkab masih mengejar tambahan 14.000 peserta.
Presiden Prabowo segera menetapkan Jampidsus definitif setelah usulan nama calon pejabat memasuki tahap akhir pembahasan di TPA.