Utang RI Mendekati Rp8.000 Triliun, Ini Penjelasan BI
Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau Rp7.946,6 triliun per Mei 2026. Rasio terhadap PDB tercatat 29,9 persen dan ma
Bakal calon presiden PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo membacakan naskah “Dedication of Life” oleh Bung Karno di puncak peringatan Bulan Bung Karno di Stadion Utama GBK pada Sabtu (24/6/2023)./Dok. PDIP
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta kadernya memenangkan calon presiden (capres) Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. Jika ada kader yang tak ingin memenangkan Ganjar, Megawati meminta kader untuk mundur.
Megawati mengingatkan, dirinya sudah menunjuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk jadi capres usungan PDIP. Oleh sebab itu, keputusannya merupakan keputusan partai.
"Kamu mau dengar dan jalankan instruksi saya apa tidak? Dijalankan apa tidak?" ujar Megawati saat memberikan pidato di puncak peringatan Bulan Bung Karno di Stadion GBK, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2023).
Mendengar itu, puluhan ribu kader dan simpatisan PDIP yang hadir di Stadion Utama GBK serantak berjanji akan menjalankan instruksinya untuk memenangkan Ganjar pada Pilpres 2024.
Baca juga: Potensi Ekonomi Kurban Tahun Ini Diproyeksikan Berkurang Rp200 Miliar, Ini Penyebabnya
Megawati pun memperingatkan, dirinya akan tahu siapa saja kadernya yang bekerja untuk memenangkan Ganjar. Jika tidak mau menjalankan perintahnya maka Megawati memberi dua pilihan: mundur atau dipecat jadi kader PDIP.
"Ini janji loh. Siapa nanti yang tidak turun, ibu tahu, ibu tahu, sangat tahu. Jadi orang yang seperti itu hanya ada dua [pilihan]; mundur sukarela atau nanti ada aturannya, pasti sudah tahu," jelas Megawati.
Presiden ke-5 ini meyakini, kerja-kerja partai akan memberi berkah untuk bangsa dan negara. Oleh sebab itu, Megawati mengajak kadernya untuk bergotong royong jelang Pemilu 2024.
Sebagai informasi, puncak perayaan BBK ini jadi ajang konsolidasi kader dan simpatisan PDIP jelang Pemilu 2024. Setidaknya, 70.000 kader dan simpatisan PDIP hadir dari seluruh penjuru Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau Rp7.946,6 triliun per Mei 2026. Rasio terhadap PDB tercatat 29,9 persen dan ma
BPBD DIY memprediksi puncak kekeringan terjadi pada Agustus 2026. Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah paling kritis akibat krisis air bersih.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 31 Juli 2026 tersedia 12 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Palur hingga Yogyakarta.