Arah Baru Pembangunan Magelang Mulai Disusun dari Pendopo
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz saat penyaluran beras di Kelurahan Rejowinangun Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Rabu (14/6/2023).
Harianjogja.com, MAGELANG—Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz menyerahkan secara simbolis cadangan pangan pemerintah (CPP) dan cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) Kota Magelang untuk keluarga rentan stunting/baduta stunting. Penyaluran dilakukan di Kelurahan Rejowinangun Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Rabu (14/6/2023).
Pada kesempatan itu, Aziz berpesan kepada penerima untuk tetap berbagi dengan sesama (loman sepodo-podo). Sebab, berbagi menjadi satu cara menghilangkan rasa ketidakcukupan. "Dengan memberi akan merasa lebih bahagia, yang akan menghilangkan rasa ketidakcukupan, tonggone dikei sitik (tetangga dibagi sedikit), nanti akan diangkat derajatnya. Ke depan mudah-mudahan Kota Magelang lebih banyak yang memberi," ujar Aziz.
BACA JUGA: Pemkot Magelang Rencanakan Penataan Shopping Center
Disebutkan bahwa, kemiskinan di Kota Magelang sudah menurun dari 7,7 menjadi 7,1%. Dia berharap masyarakat di wilayahnya berkecukupan. Caranya dengan berusaha dan bergerak. "Kemiskinan di Kota Magelang sudah turun, dari 7,7 persen sekarang tinggal 7,1 persen. Harapannya semua cukup, caranya dengan berusaha dan bergerak saja," sebutnya.
Aziz meminta kepada seluruh komponen di Kota Magelang bersama-sama memperbaiki. Termasuk warga yang menerima bantuan dari Pemerintah Pusat dan Pemkot Magelang untuk penanganan stunting anak-anak ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang Agus Dwi Windarto menerangkan, penyaluran CPP dan CPPD merupakan antisipasi mitigasi dan pelaksanaan penanggulangan kekurangan pangan yang dapat berdampak pada terjadinya krisis pangan dan gizi, pengendalian inflasi, dan melindungi produsen dan konsumen dari dampak fluktuasi harga.
"Tujuannya juga untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga-keluarga penerima bantuan sebagai upaya penanganan kerawanan pangan, kemiskinan, stunting dan gizi buruk," jelas Agus.
Sasaran bantuan berupa beras untuk keluarga penerima manfaat (KPM) sejumlah 9.344 orang dari 17 kelurahan di wilayah Kota Magelang. Beras yang diberikan adalah beras dengan kualitas medium sebanyak 10 kilogram diberikan selama 3 bulan berturut-turut mulai Maret-Mei 2023 dan saat ini yang diberikan merupakan bantuan tahap ketiga.
Selanjutnya, untuk bantuan beras CPPD untuk baduta stunting berupa beras kualitas medium untuk 40 penerima masing-masing sebanyak 10 kilogram. Pihaknya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada penyedia beras yakni Bulog, pelaksana pendistribusian melalui JPL sebagai transporter, pengawas di lapangan dari Disperpa dan Dinas Sosial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.