Desil 1 hingga 4 Jadi Prioritas Penerima PKH, BPNT dan Beras 10 Kg
Desil 1 hingga 4 dalam DTSEN menjadi prioritas penerima PKH, BPNT, BLT Kesra, dan beras 10 kg pada Agustus 2026.
ASN. /Kemendagri
Harianjogja.com, SOLO—Kabar baik bagi para PNS. Mulai 2024 mendatang, akan ada kenaikan uang lembur.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerbitkan peraturan terbaru terkait standar biaya masukan yang berlaku untuk 2024, salah satunya mengatur kenaikan uang lembur aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai negeri sipil (PNS).
Aturan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 49/2023 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2024.
Dalam aturan terbaru, PNS akan mendapatkan kenaikan uang lembur yang cukup lumayan per jamnya.
Berdasarkan PMK No. 49/2023, satuan biaya uang lembur bagi ASN golongan I ditetapkan sebesar Rp18.000 per orang per jam (OJ), golongan II Rp24.000, golongan III Rp30.000, dan golongan IV Rp36.000.
Sebelumnya, PMK No. 83/2022, satuan biaya uang lembur bagi ASN golongan I adalah sebesar Rp13.000 (OJ), golongan II Rp17.000, golongan III Rp20.000, dan golongan IV Rp25.000.
Baca juga: Bandara Adi Soemarmo Siapkan 15 Orang per Sif untuk Layani Jemaah Haji
Dengan adanya kenaikan uang lembur ini, dipastikan gaji total per bulan PNS akan semakin naik.
Sebab selain uang lembur, PNS juga mendapatkan berbagai macam tunjangan seperti uang makan, tunjangan kinerja, tunjangan suami/istri, tunjangan anak, tunjangan jabatan dan tunjangan umum.
Selain itu, PNS juga akan mendapatkan uang ketahanan tubuh. Adapun kisaran biayanya mulai dari Rp 18.000 hingga Rp 25.000 per orang per hari.
Dengan begitu, mulai tahun depan setiap abdi negara dapat menerima tambahan biaya sekitar Rp 396.000 sampai Rp 550.000 per bulan (asumsi 22 hari kerja).
Uang-uang tunjangan tersebut akan ditambahkan pada gaji pokok PNS. Berikut ini adalah gaji pokok PNS semua golongan pada tahun 2023:
Golongan Ia : Rp 1.560.800 s.d. Rp 2.335.800;
Golongan Ib : Rp 1.704.500 s.d. Rp 2.472.900;
Golongan Ic : Rp 1.776.600 s.d. Rp 2.577.500;
Golongan Id : Rp 1.851.800 s.d. Rp 2.686.500.
Golongan IIa : Rp 2.022.200 s.d. Rp 3.373.000;
Golongan IIb : Rp 2.208.400 s.d. Rp 3.516.300;
Golongan IIc : Rp 2.301.800 s.d. Rp 3.665.000;
Golongan IId : Rp 2.399.200 s.d. Rp 3.820.000.
Golongan IIIa : Rp 2.579.400 s.d. Rp 4.236.400;
Golongan IIIb : Rp 2.688.500 s.d. Rp 4.415.600;
Golongan IIIc : Rp 2.802.300 s.d. Rp 4.602.400;
Golongan IIId : Rp 2.920.800 s.d. Rp 4.797.000.
Golongan IVa : Rp 3.044.300 s.d. Rp 5.000.000;
Golongan IVb : Rp 3.173.100 s.d. Rp 5.211.500;
Golongan IVc : Rp 3.307.300 s.d. Rp 5.431.900;
Golongan IVd : Rp 3.447.200 s.d. Rp 5.661.700;
Golongan IVe : Rp 3.593.100 s.d. Rp 5.901.200.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Desil 1 hingga 4 dalam DTSEN menjadi prioritas penerima PKH, BPNT, BLT Kesra, dan beras 10 kg pada Agustus 2026.
Dishub Jogja menjaring 24 kendaraan dalam operasi gabungan di Jalan Bantul. Mayoritas pelanggaran terkait masa berlaku uji KIR.
Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY resmi membuka Yogyakarta Komik Week 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Selasa (8/9/2026).
Jalur pendakian Gunung Raung Banyuwangi ditutup sementara setelah kebakaran sekitar setengah hektare terjadi di kawasan puncak.
Kota Magelang memperkuat program DEKSI untuk menghadapi risiko kesehatan akibat perubahan iklim dengan melibatkan kelurahan dan masyarakat.
Sebanyak 14 SPPG di DIY disuspend, terdiri dari 3 terkait dugaan keracunan MBG dan 11 karena belum memiliki SLHS.