Menkeu Purbaya Rombak 36 Pejabat Eselon II, Terbanyak di Bea Cukai
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melantik 36 pejabat eselon II Kemenkeu, terbanyak di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Prabowo saat menemui Wiranto di kediamannya, Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Bogor. /Surya Dua Artha-Bisnis.
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara terkait anggapan publik yang menilai hubungannya dengan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto tidak harmonis.
Prabowo merasa selama ini banyak orang yang menganggap dirinya punya masalah dengan Wiranto. Meski begitu, dirinya tak menganggap Wiranto musuh malahan sebagai salah satu pemimpin terbaik di Indonesia.
"Orang menganggap, melihat kita bermusuhan dan sebagainya. Saya lihat beliau salau satu putra terbaik bangsa, putra terbaik dari TNI," ujar Prabowo saat menemui Wiranto di kediamannya, Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Bogor, Senin (1/5/2023), seperti dikutip dari Bisnis.com-jaringan Harianjogja.com.
Di depan Wiranto, Prabowo juga meminta maaf. Menurutnya, banyak kesalahan yang dia lakukan saat menjadi bawahan Wiranto di TNI.
Baca juga: Cawapres Ganjar, Megawati: Saya Ada 10 Nama, Nanti Akan Mengerucut
Memang, pada akhir masa pemerintahan Orde Baru, Wiranto sempat menjadi Panglima TNI dan Prabowo menjadi Pangkostrad. Meski begitu, tak lama setelah Reformasi 1998, Wiranto memecat Prabowo dari TNI karena terbukti terlibat dalam kasus penghilangan paksa aktivitas pada 1997-1998.
"Saya juga minta maaf waktu menjadi anak buah bapak mungkin macam-macam. Mungkin saya terlalu lama di pasukan tempur," ungkap Prabowo.
Dia juga mengaku merasa terhormat dikunjungi Wiranto. Padahal, jalanan ke kediamannya di kawasan Hambalang, Bogor, cukup jauh. Oleh sebab itu, dia merasa Wiranto memang sahabat sejatinya.
"Orang kalau mau sampai ke sini, niatnya dia memang benar-benar ingin menjadi sahabat sejati," ujar Prabowo.
Sementara itu, Wiranto mengaku ikut senang karena Prabowo mampu membawa Partai Gerindra menjadi salah satu partai politik terbesar saat ini.
"Selamat kepada Pak Prabowo dengan kegigihan yang luar biasa, Gerindra mampu masuk ke papan atas," jelas Wiranto pada kesempatan yang sama.
Sebagai informasi, Wiranto mengunjungi kediaman Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Bogor pada Senin (1/5/2023) sore.
Tujuan utama kedatangan Wiranto untuk merekomendasikan mantan kader Partai Hanura terbaik untuk jadi kader Partai Gerindra. Memang, Wiranto merupakan mantan Ketua Umum Partai Hanura. Meski begitu, kini dia menyatakan keluar dari Partai Hanura.
Sebelum menemui Prabowo, Wiranto juga telah mengunjungi Kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (1/5/2023) siang. Tujuannya tak jauh berbeda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melantik 36 pejabat eselon II Kemenkeu, terbanyak di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Hari Keluarga Internasional 2026 menyoroti dampak ketimpangan sosial terhadap kesejahteraan anak dan kondisi keluarga.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa