Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Ilustrasi Badai /Reuters-Eduardo Munoz
Harianjogja.com, SOLO—Beberapa waktu lalu sempat viral cuitan Twitter dari peneliti BRIN, Erma Yulihastin soal siklon Herman. Hal ini menimbulkan beragam pertanyaan dari publik sebenarnya apa sih itu siklon Herman?
BACA JUGA: Waspada Cuaca Ekstrem Empat Hari Ke Depan
Melalui akun Twitternya, @EYulihastin, dia menyebut siklon Herman memiliki dampak yang mengerikan. Maka dari itu, dia berdoa agar siklon tersebut menjauh dari Indonesia.
“Saya tidak tahu seberapa penting siklon Herman ini dalam pandangan pemangku kepentingan. Tetapi bagi ilmuwan, siklon semacam ini bisa sangat mengerikan dampak dari lapis-lapis pusarannya. Karena itu saya hanya bisa berusaha mendampingi publik untuk upaya mitigasi terbaik,” tulis dia pada 30 Maret 2023.
Lalu, apa sih sebenarnya siklus Herman itu sehingga ditakuti oleh peneliti?
Siklon Herman merupakan badai dengan kekuatan besar yang rata-rata radiusnya mencapai 150-200 km.
Menurut Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), siklon tropis Herman ini akan berdampak terhadap cuaca di Indonesia dalam 24 jam, yakni hujan sedang hingga lebat ditambah angin kencang di wilayah Bengkulu, Lampung, Banten, dan Jawa Barat.
Selain itu, siklon tropis Herman juga mengakibatkan gelombang tinggi 1,25-2,5 meter di Teluk Lampung, perairan Bengkulu, dan juga perairan selatan Jawa Timur.
Gelombang tinggi 2,5-4 meter juga berpotensi terjadi di perairan barat Kepulauan Mentawai, perairan barat Pulau Enggano, perairan barat Lampung, Samudera Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Teluk Lampung bagian selatan, perairan selatan Banten, hingga Jawa Tengah, dan Samudera Hindia selatan Banten hingga Jawa Timur.
Deputi Meterologi BMKG menyebutkan siklon Herman ini akan melemah pada 24 jam ke depan dan menjauhi Indoneia.
“Diperkirakan intensitas siklon tropis Herman menurun dalam 24 jam ke depan dan bergerak ke arah timur-tenggara menjauhi Indonesia,” terang dia, dilansir Antara, Kamis (30/3/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Borneo FC resmi ditunjuk AFC sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Stadion Segiri Samarinda akan menjadi venue pertandingan Asia.
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower