Satpol PP Solo Sita 34 Botol Miras Tak Berizin Saat Razia Malam
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming saat memberikan keterangan kepada wartawan di Solo, Jumat (17/2/2023). /Antara-Aris Wasita
Harianjogja.com, SOLO– Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kota Surakarta menyebut Gibran Rakabuming Raka berpeluang besar menjadi gubernur.
Ketua DPC PDIP Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo di Solo, Jumat mengatakan Gibran memiliki kemampuan lobi yang cukup bagus serta mau membangun komunikasi dengan partai lain.
"Mas Gibran juga mau berkoordinasi dengan partai lain," katanya, dikutip dari Antara, Jumat (24/2/2023).
Meski demikian, dikatakannya, mengenai pemilihan gubernur tersebut tetap menjadi hak prerogatif dari Ketua Umum PDIP.
"Mas Gibran kan berangkat dari PDIP, jadi nanti partai yang memutuskan," katanya.
BACA JUGA: Dosen UII Jogja yang Sempat Hilang Akhirnya Memberi Kabar! Ungkap Permohonan Maaf
Sementara itu, Gibran yang saat ini masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta berterima kasih atas dukungan tersebut.
"Terima kasih atas dukungannya Pak Ketua DPC, saya ngikut ketua umum," katanya.
Meski demikian, saat ini ia masih fokus pada tugasnya sebagai Wali Kota Surakarta. Ada beberapa proyek besar yang menjadi prioritasnya yang hingga saat ini masih dalam proses penyelesaian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza usai gagal juara Super League 2025/2026 dan mulai cari pelatih baru.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
FIFA resmi tetapkan 48 basecamp Piala Dunia 2026 di AS, Kanada, dan Meksiko yang membawa dampak ekonomi besar bagi kota nonstadion.
SUV Denza B8 BYD meluncur di Malaysia dengan harga Rp2,3 miliar dan berpotensi masuk Indonesia dengan teknologi hybrid canggih.
Como 1907 lolos Liga Champions namun menghadapi masalah stadion dan defisit Rp1,8 triliun yang mengancam di Eropa.