BPJS Kesehatan Disiapkan Suntikan Rp20 Triliun dari APBN
Menkeu Purbaya menyiapkan dana Rp20 triliun untuk BPJS Kesehatan, termasuk reaktivasi PBI dan penghapusan piutang iuran peserta.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan pidato saat acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Partai Gerindra di Kantor DPP Gerindra, Jakarta, Senin (6/2/2023). Dalam peringatan HUT ke -15 Partai Gerindra menggelar berbagai kegiatan yaitu donor darah, pengobatan gratis bagi warga sekitar serta memberikan santunan kepada anak yatim di halaman kantor DPP Partai Gerindra. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.
Harianjogja.com, JAKARTA— Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto membantah dirinya sering memuji Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya untuk kepentingan pribadinya alias menjilat.
Prabowo mengatakan, selama bergabung ke pemerintahan sejak 2019, dirinya sudah merasakan kepimpinan Jokowi yang berani mengambil sikap. Oleh sebab itu, dia merasa punya kewajiban untuk memuji kinerja Jokowi.
"Bukan saya menjilat, tidak. Saya hanya mau katakan yang benar dan kalau pemimpin kita benar, kita harus akui benar," ujar Prabowo saat menyampaikan pidato di perayaan Hari Ulang Tahun ke-15 Partai Gerindra di Kantor DPP Gerindra, Jakarta Selatan, Senin (6/2/2023).
Dia mencontohkan, saat awal-awal pandemi Covid-19, banyak pihak luar seperti WHO dan negara-negara tetangga yang meminta Indonesia agar menerapkan pembatasan sosial secara total.
Meski begitu, menurut Prabowo, saat itu Jokowi memikirkan nasib rakyat miskin dan yang penghasilannya bergantung pada upah harian.
Jokowi pun akhirnya mengambil keputusan sendiri dan tak bergantung tekanan dari luar.
"Saya jenderal, saya ikut berkali-kali dalam aksi-aksi pertempuran. Saya saksi, saya melihat pemimpin yang bisa ambil keputusan dan pemimpin yang tidak bisa ambil keputusan. Beliau [Jokowi] adalah pemimpin yang bisa ambil keputusan dan keputusannya berani," jelas menteri pertahanan itu.
Prabowo merasa masyarakat Indonesia cenderung lebih suka melihat sifat buruk orang daripada baiknya. Oleh sebab itu, masyarakat kurang menghargai para pemimpinnya.
"Saya ingin tegaskan di sini, bahwa setelah saya gabung dengan pemerintah yang dipimpin Pak Joko Widodo, saya menjadi saksi, saya melihat betapa beliau bekerja keras untuk cita-cita yang sama dengan cita-cita kita [Gerindra]," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Menkeu Purbaya menyiapkan dana Rp20 triliun untuk BPJS Kesehatan, termasuk reaktivasi PBI dan penghapusan piutang iuran peserta.
Borneo FC hancurkan Malut United 7-1 di laga terakhir Liga 1 2026, namun Persib tetap juara karena unggul head to head.
Persib Bandung juara Super League 2025/2026 usai unggul head to head atas Borneo FC. Simak klasemen akhir dan tim terdegradasi.
Penggunaan hand sanitizer berlebihan bisa picu eksim, kulit kering, dan iritasi. Simak penjelasan dokter kulit.
Bulog Jogja pastikan stok Minyakita aman jelang Idul Adha. Distribusi capai 2,6 juta liter, ditambah pasokan baru.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul hadir dengan track ekstrem. Seeding run panas, final diprediksi makin sengit!