Matangkan Persiapan Muktamar ke-34, PBNU Perkuat Konsolidasi
PBNU terus mematangkan persiapan Muktamar ke-34, Munas dan Konbes dijadwalkan Juli-Agustus 2026.
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat memberikan nasi tumpeng kepada Presiden Joko Widodo dalam puncak Peringatan HUT Ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo (Jokowi) menitipkan pesan untuk penerus dirinya sebagai Presiden Indonesia.
Pesan itu disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-50 PDIP di Hall-A JI-Expo Kemayoran, Jakarta Utara, Selasa (10/1/2023).
Awalnya, kepala negara menceritakan bagaimana pesan dari Presiden RI Ke-1 yaitu Soekarno yang pada 1965 dalam pidatonya menolak ketergantungan pada imperialisme serta agar Indonesia memperluas kerja sama yang sederajat dan saling menguntungkan antara setiap Negara.
“Bung Karno menyampaikan supaya kita tidak didikte dan menggantungkan diri ke negara mana pun. Inilah yang ingin kita lakukan, berdikari. Oleh sebab itu, walaupun kita ditakut-takuti soal Freeport, soal nikel kalah di WTO, tetapi kita tetap terus, justru kita lanjut stop bauksit, pertengahan tahun mungkin tambah lagi stop tembaga,” katanya, Selasa (10/1/2023).
Mantan Wali Kota Solo ini menegaskan agar Presiden RI Ke-8 nanti dapat melanjutkan segala upaya yang telah dilakukan di pemerintahan Presiden-presiden sebelumnya.
“Kita tidak boleh mundur, kita tidak boleh takut karena kekayaan alam ada di Indonesia, kita ingin dinikmati oleh rakyat kita,” ujarnya.
Jokowi mengatakan bahwa saat pelaksanaan KTT Asean-Uni Eropa dirinya menyampaikan pesan dalam forum tersebut mengenai pesan dari proklamator Indonesia tersebut.
“Karena waktu itu yang menggugat Uni Eropa, jadi saat kita ada KTT ini kesempatan saya menyampaikan kemitraan itu harus setara dan tidak boleh ada pemaksaan tidak boleh ada negara mendikte dan tidak boleh negara-negara maju merasa standar mereka lebih bagus dari negara kita,” imbuhnya.
Jokowi kembali menegaskan agar siapa pun orang yang memenangkan kontestasi politik yaitu Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dapat mengingat pesannya tersebut.
“Jadi, pesan ini kenapa ini terus saya ulang? Karena saya ingin presiden ke depan juga berani melanjutkannya. Tidak gampang, jangan ciut nyali, jangan gentar demi kepentingan bangsa demi kepentingan negara,” pungkas Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
PBNU terus mematangkan persiapan Muktamar ke-34, Munas dan Konbes dijadwalkan Juli-Agustus 2026.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.