Gempa Flores, 19 Puskesmas Belum Pulih dan 122 Tenda Disiapkan
BNPB menyebut 19 puskesmas di Flores belum beroperasi penuh pascagempa. Pemerintah menyiapkan 122 tenda dan dua rumah sakit lapangan.
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat memberikan nasi tumpeng kepada Presiden Joko Widodo dalam puncak Peringatan HUT Ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo (Jokowi) menitipkan pesan untuk penerus dirinya sebagai Presiden Indonesia.
Pesan itu disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-50 PDIP di Hall-A JI-Expo Kemayoran, Jakarta Utara, Selasa (10/1/2023).
Awalnya, kepala negara menceritakan bagaimana pesan dari Presiden RI Ke-1 yaitu Soekarno yang pada 1965 dalam pidatonya menolak ketergantungan pada imperialisme serta agar Indonesia memperluas kerja sama yang sederajat dan saling menguntungkan antara setiap Negara.
“Bung Karno menyampaikan supaya kita tidak didikte dan menggantungkan diri ke negara mana pun. Inilah yang ingin kita lakukan, berdikari. Oleh sebab itu, walaupun kita ditakut-takuti soal Freeport, soal nikel kalah di WTO, tetapi kita tetap terus, justru kita lanjut stop bauksit, pertengahan tahun mungkin tambah lagi stop tembaga,” katanya, Selasa (10/1/2023).
Mantan Wali Kota Solo ini menegaskan agar Presiden RI Ke-8 nanti dapat melanjutkan segala upaya yang telah dilakukan di pemerintahan Presiden-presiden sebelumnya.
“Kita tidak boleh mundur, kita tidak boleh takut karena kekayaan alam ada di Indonesia, kita ingin dinikmati oleh rakyat kita,” ujarnya.
Jokowi mengatakan bahwa saat pelaksanaan KTT Asean-Uni Eropa dirinya menyampaikan pesan dalam forum tersebut mengenai pesan dari proklamator Indonesia tersebut.
“Karena waktu itu yang menggugat Uni Eropa, jadi saat kita ada KTT ini kesempatan saya menyampaikan kemitraan itu harus setara dan tidak boleh ada pemaksaan tidak boleh ada negara mendikte dan tidak boleh negara-negara maju merasa standar mereka lebih bagus dari negara kita,” imbuhnya.
Jokowi kembali menegaskan agar siapa pun orang yang memenangkan kontestasi politik yaitu Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dapat mengingat pesannya tersebut.
“Jadi, pesan ini kenapa ini terus saya ulang? Karena saya ingin presiden ke depan juga berani melanjutkannya. Tidak gampang, jangan ciut nyali, jangan gentar demi kepentingan bangsa demi kepentingan negara,” pungkas Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
BNPB menyebut 19 puskesmas di Flores belum beroperasi penuh pascagempa. Pemerintah menyiapkan 122 tenda dan dua rumah sakit lapangan.
DPRD DIY memantau sumur bor Rp488 juta di Selopamioro untuk membantu sekitar 350 KK menghadapi kesulitan air bersih.
Studi Stanford dan Berkeley menemukan 98,8% rekomendasi AI Alodokter dalam 402 konsultasi dinilai aman secara klinis oleh dokter Indonesia.
Bea Cukai menindak barang impor ilegal senilai Rp27,3 miliar berupa beras, garam, dan pakaian bekas dari empat wilayah pabean Indonesia.
KRI Sriwijaya akan menjadi kapal induk pertama Indonesia. Simak spesifikasi, mesin, pesawat, persenjataan, kapasitas, dan fungsi kapal.
Disdikpora DIY meminta sekolah menangani kasus kekerasan sejak awal agar persoalan tidak meluas dan menjadi perhatian publik.