Pemkab Bantul Awasi HET dan Stok Sembako Lewat Operasi Pasar
Pemkab Bantul rutin menggelar operasi pasar untuk memantau stok sembako dan penerapan HET di sekitar 32 pasar.
Penampakan tanah longsor di Dusun Blembem, Candirejo, Semin, Gunungkidul, dari kejauhan, Sabtu (19/11/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, KUDUS—Bencana tanah longsor terjadi di Desa Rahtawu Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (26/12/2022), dan di salah satu lokasi, longsor mengakibatkan jalan di desa setempat sempat tidak bisa dilalui kendaraan bermotor akibat tertutup material longsor.
BACA JUGA: Cuaca Ekstrem, Ada 45 Titik Tanah Longsor di Perbukitan Menoreh
Menurut Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Munaji di Kudus, Senin, bencana tanah longsor di Desa Rahtawu terjadi di empat titik, yakni di RT 3 dan RT 2 di RW 3, RT 5 dan RT 7 di RW 1.
Bencana alam tersebut terjadi pada Senin sekitar pukul 04.30 WIB. Sedangkan dampak paling parah terjadi di satu titik yang mengakibatkan tebing sepanjang 40 meter longsor dan menutup akses jalan warga dari Desa Rahtawu menuju Kota Kudus.
Untuk saat ini, kata dia, material longsor sudah bisa dievakuasi sehingga warga bisa melintas.
Lokasi longsor lainnya berada pada tebing dengan ketinggian 15 meter dan 8 meter. Bahkan, saat ini terdapat retakan baru di atas tanah longsoran sepanjang 15 meter tersebut.
"Petugas sudah melakukan antisipasi dengan menutupnya dengan plastik untuk menghindari air hujan masuk ke tanah yang retak karena bisa mengakibatkan longsor," ujarnya.
Peristiwa tanah longsor juga terjadi di Desa Menawan pada Minggu (25/12/2022) pukul 11.00 WIB. Lokasi longsor terjadi di RT 5 RW 5 setelah daerah setempat diguyur hujan deras.
Kondisi tanah setempat, kata dia, kontur tanahnya memang labil sehingga tidak mampu menahan resapan air, menyusul tidak adanya saluran air sebagai pembuangan air hujan.
Hasil pengecekan petugas, terdapat retakan dengan panjang 20 meter dan tinggi 10 meter yang dikhawatirkan membahayakan dua rumah yang berada di bawahnya.
Akibat bencana tanah longsor tersebut, berdampak pada kerusakan dinding bangunan rumah warga setempat.
Bencana tanah longsor di Desa Rahtawu maupun Menawan sudah sering terjadi, sehingga patut menjadi kewaspadaan masyarakat saat curah hujan meningkat.
Berdasarkan peta rawan bencana, untuk daerah rawan bencana tanah longsor tersebar di 13 desa, meliputi Desa Rahtawu, Menawan, Jurang, dan Kedungsari (Kecamatan Gebog), Desa Terban (Kecamatan Jekulo), serta Desa Soco, Ternadi, Japan, Kuwukan, Puyoh, Colo, Dukuh Waringin dan Cranggang (Kecamatan Dawe).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemkab Bantul rutin menggelar operasi pasar untuk memantau stok sembako dan penerapan HET di sekitar 32 pasar.
PBB menyebut wabah Ebola di RD Kongo menyebar cepat. Kasus mencapai 5.208 dengan 2.476 kematian, sementara kebutuhan dana terus meningkat.
Kejagung melimpahkan Yeka Hendra dan barang bukti ke JPU Kejari Jakarta Pusat untuk segera disidangkan terkait perkara korupsi ekspor CPO.
Kimi Antonelli menjadi yang tercepat di FP1 GP Belanda di Zandvoort. Simak hasil lengkap 10 besar dan kabar terbaru Max Verstappen.
Korban penipuan online di ASEAN naik menjadi 45% pada 2025. Di sisi lain, ekonomi digital Asia Pasifik diproyeksikan mencapai US$1,4 triliun.
Kemenpar merilis statistik pariwisata 2025 di 10 DPP dan 3 DPR. Simak daftar destinasi serta indikator yang menjadi perhatian pemerintah.