Gempa Susulan Bisa Terjadi hingga Desember, Warga Diminta Tetap Waspada! 

Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas Selasa, 22 November 2022 20:27 WIB
Gempa Susulan Bisa Terjadi hingga Desember, Warga Diminta Tetap Waspada! 

Foto udara dampak gempa di Kabupaten Cianjur/Bisnis

Harianjogja.com, BANDUNG — Kekhawatiran Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil akan terjadinya ancaman gempa susulan di Cianjur didukung fakta ilmiah. 

Gempa bumi berkekuatan 5,6M pada Senin (21/11/2022) di Cianjur memicu ratusan gempa susulan. 

Koordinator Geologi Gempabumi dan Tsunami, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) ESDM, Supartoyo mengatakan waktu gempa susulan belum bisa diprediksi hingga kapan. Namun, dari pengalaman untuk skala 5,6 M tidak akan memakan waktu berbulan-bulan. 

"Sulit kalau diprediksi. Sebagai catatan di Aceh itu kekuatan 9 SR dan itu lima bulan masih terasa. Bengkulu juga itu kan satu bulan masih terasa. 5,6 M ini kurang dari satu bulan, ini berdasarkan pengalaman saya dalam mengamati," katanya di Bandung, Selasa (22/11/2022). 

BACA JUGA: Jokowi Tinjau Lokasi Gempa Cianjur, Minta Percepatan Evakuasi Korban

Menurutnya, gempa susulan ini merupakan hal yang wajar dalam peristiwa gempa bumi. Hal ini lazim terjadi pada peristiwa gempa bumi lainnya di wilayah Indonesia. 

"Ini seperti pegas yah ditarik kuat dia akan putus dan setelah putus pegas tidak berhenti, pasti masih bergoyang tidak berhenti dan akhirnya berhenti sama dengan sesar sepert itu," ujar dia.

Meski ada potensi gempa susulan, Supartoyo mengatakan, gempa susulan tidak akan lebih besar dari gempa awal. Masyarakat diminta tidak panik dan tetap mematuhi aturan penanganan dari pemerintah. 

"Tidak pernah ada gempa susulan besar dan kalau ada, berarti sumber lain. Jadi itu sumber lain bukan dari sumber utama. Kemungkinan susulan juga kecil," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online